Terlambat Ratas Bersama Presiden, Mentan Amran Ternyata Tolong Korban Kecelakaan di Menteng
TEBARAN.COM,JAKARTA — Awak media menanyakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang terpantau datang sedikit terlambat saat tiba di Istana Kepresidenan untuk mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto. Menjawab pertanyaan tersebut, Mentan Amran menyebut keterlambatannya terjadi karena beliau harus berhenti membantu korban kecelakaan lalu lintas di tengah perjalanan.
Kejadian bermula saat rombongan Mentan melintas di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.30 WIB, dan mendapati seorang pengendara motor tergeletak di tengah jalan akibat kecelakaan. Momen ini pertama kali tersebar luas melalui video yang diunggah akun TikTok @lambetani dan viral media sosial.
Dalam video ini terlihat tanpa ragu, Mentan Amran turun dari kendaraan dan langsung memimpin upaya pertolongan di lokasi. Beliau mengarahkan timnya untuk segera mengevakuasi korban dan menggunakan mobil pengawalnya untuk membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Mentan juga meminta seorang pengemudi ojek online yang berada di lokasi untuk ikut mendampingi korban selama proses evakuasi, agar korban tidak sendirian. Korban kini telah menerima penanganan medis di RSCM.
Berikut beberapa percakapan langsung yang terekam dalam video di lokasi kejadian.
“Bawa ke rumah sakit… bawa ke rumah sakit!” seru Menteri Amran sambil mengarahkan timnya.
“Sini sini sini… cepat-cepat!” tegasnya saat memastikan proses evakuasi korban berjalan lancar.
“Ada yang dampingin? Biar nanti siapa kamu ya,” ujar beliau kepada pengemudi ojek online yang diminta mendampingi korban.
“Mundur mundur mundur,” perintahnya kepada pengemudi rombongan.
“Siapin sandal-sandal ya boleh bang,” kata Menteri Amran kepada anggota timnya.
Pengemudi ojek online yang ikut mendampingi korban terlihat terharu dan bingung,”Aksi Bapak Menteri ini sangat baik sekali. Saya terharu melihatnya. Jarang ada pejabat yang langsung turun tangan seperti ini. Semoga Allah membalas kebaikan beliau,” ujarnya.
Usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden, Menteri Amran memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media dan menegaskan sikapnya terhadap nilai kemanusiaan. “Tidak ada jabatan dalam urusan kemanusiaan. Kita semua sama di hadapan Tuhan dan di hadapan sesama manusia,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat luas. “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati berkendara, tetap sabar, dan selalu menaati aturan lalu lintas. Satu kelalaian bisa merenggut nyawa dan menyakiti banyak orang,” katanya.
Mentan Amran mendoakan kesembuhan korban dan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk turut mendoakan agar korban segera pulih dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga.
