Kementan Kejar Swasembada Gula 2 Tahun: Peremajaan Tebu Gratis hingga Anggaran Rp9 Triliun Disiapkan
TEBARAN.COM,SURABAYA – Pemerintah mempercepat langkah mewujudkan swasembada gula putih nasional dalam target dua tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan anggaran sektor perkebunan sebesar Rp9 triliun, salah satunya digunakan untuk program bongkar ratoon (peremajaan tebu) secara gratis bagi petani.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa tanaman tebu tua yang sudah berusia 7 hingga 15 tahun akan dibongkar total dan diganti bibit unggul.
”Perintah Bapak Presiden jelas, swasembada gula putih paling lambat dua tahun. Karena itu, tanaman ratoon tua akan kita bongkar dan diremajakan. Biayanya ditanggung Kementan agar tidak membebani petani,” tegas Mentan Amran saat memimpin Rapat Percepatan Swasembada Gula bersama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di Surabaya, Selasa (22/7).
Selain program bongkar ratoon di lahan seluas 298 ribu hektare, Kementan menyiapkan berbagai strategi pendukung:
Bantuan Hulu-Hilir: Penyediaan bibit unggul gratis, bantuan pengolahan lahan, pupuk, hingga traktor dan alsintan.
Modernisasi & Irigasi: Pembangunan sistem irigasi pompa dan revitalisasi pabrik gula berbasis elektrifikasi.
Diversifikasi Energi: Optimalisasi tetes tebu menjadi bioetanol untuk mendukung transisi energi nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Mentan memberikan apresiasi atas performa SGN yang berhasil membalikkan kerugian Rp600 miliar tahun lalu menjadi potensi keuntungan Rp600 miliar tahun ini, dengan target Rp750 miliar untuk tahun depan. Amran juga mematok target produksi gula nasional menembus 3 juta ton pada 2029 dan memperingatkan pihak-pihak yang mencoba merugikan petani tebu.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
