Logo Header

Klarifikasi Ketua DPRD Bone Soal Dugaan Penganiayaan Staf “Tidak Sesuai Fakta”

Nuri
Nuri Kamis, 23 Juli 2026 12:41
Ketua DPRD Kabupaten Bone Andi Tenri Walinonong foto list.
Ketua DPRD Kabupaten Bone Andi Tenri Walinonong foto list.

TEBARAN.COM,BONE — Viral dugaan aniaya yang dilakukan Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, terhadap staf PPPK, Yuli Novita Sari, yang terjadi di kantin kantor DPRD Bone hingga berujung laporan polisi, Rabu (22/7/26) malam.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Yuli mengaku wajahnya dilumuri kue lalu disiram air dari botol mineral yang mana botol tersebut kemudian dilemparkan lagi ke wajahnya lalu dilempari lagi dengan botol saus. Usai visum, Yuli memutuskan membuat laporan polisi.

Sesaat usai video pengakuan Yuli viral, Ketua DPRD, Andi Tenri Walinonong, melalui pesan WhatsApp, mengatakan bahwa apa yang disampaikan Yuli tidak sepenuhnya benar, namun legislator Gerindra ini akui pasrah jika dirinya di laporkan ke pihak berwajib.

“Kalau saya yang cerita nanti dikira saya putar balikkan fakta. Untuk lebih jelasnya ketemu saja orang di kantor karena apa yang dia (Yuli, red) sampaikan tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya”, ungkap Andi Tenri.

Andi Tenri sendiri membantah melemparkan bosara’ (tempat kue bugis, red) ke arah Yuli apalagi melumuri wajahnya dengan kue.

“Utimpu bawang beppa karena madacco sekali (saya sumpal saja kue ke mulutnya karena kurang ajar sekali, red). Tidak ada pemukulan apa lagi pelemparan, melemparka memang tapi tanah yang , bukan dia,” jelas Andi Tenri Walinonong (ATW).

Sampai detik ini, video pengakuan Yuli telah viral di media sosial karena telah dibagikan ratusan kali oleh netizen. Sebagian berharap segera ada permintaan maaf dan berakhir damai, namun sebagian menyayangkan dan berharap kasus ini berlanjut agar ada efek jera.

 

 

Nuri
Nuri Kamis, 23 Juli 2026 12:41
Komentar