Logo Header

Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Pemkot Makassar Dukung Keberlanjutan JKN bagi Purnabakti dan Lansia

Ridwan
Ridwan Kamis, 18 Juni 2026 16:28
Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Pemkot Makassar Dukung Keberlanjutan JKN bagi Purnabakti dan Lansia

TEBARAN.COM,MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai bentuk perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat, termasuk para pensiunan dan lanjut usia.
Penegasan tersebut disampaikan Aliyah saat menghadiri kegiatan Sinergi dan Kolaborasi (SERASI) Program JKN bersama Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) yang digelar BPJS Kesehatan di Claro Hotel & Convention Makassar, Kamis (18/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Aliyah didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, Ahmad Asyarie. Kegiatan mengusung tema “Merawat Pengabdian, Menguatkan Perlindungan: Sehat di Masa Purna Bakti, Bahagia Bersama JKN”.

Menurut Aliyah, para purnabakti merupakan sosok yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan daerah sehingga sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan mereka tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Makassar akan terus mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui Program JKN,” ujar Aliyah.

Kegiatan ini menjadi wadah penguatan sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan PWRI dalam memastikan perlindungan kesehatan bagi para pensiunan dan lanjut usia.

Turut hadir Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan RI Akmal Budi Yulianto, Deputi Direksi Bidang Manajemen Mutu Layanan C. Fala Rahmatiana, Deputi Direksi Wilayah IX Asyraf Mursalina, Ketua Umum PWRI Dr. Setyanto P. Santoso, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dr. Evi Mustikawati Arifin yang mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua Umum PWRI, Dr. Setyanto P. Santoso, mengapresiasi kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan PWRI dalam memperkuat perlindungan kesehatan bagi para pensiunan dan lanjut usia. Menurutnya, Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat.

JKN adalah warisan gotong royong bangsa. PWRI siap menjadi edukator peserta, jembatan aspirasi, pelopor hidup sehat, agen transformasi digital, dan mitra kebijakan,” katanya.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menegaskan bahwa JKN hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan yang setara tanpa diskriminasi usia serta mengedepankan prinsip gotong royong.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Makassar yang dinilai konsisten memperkuat pelaksanaan Program JKN.

“Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan Ibu Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham terhadap berbagai program perlindungan kesehatan masyarakat.

Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan menjadi kunci dalam menjaga capaian kepesertaan serta meningkatkan kualitas layanan bagi peserta JKN di Kota Makassar,” ujarnya.
Akmal mengungkapkan, hingga Juni 2026 cakupan kepesertaan JKN di Sulawesi Selatan telah mencapai 99,17 persen.

Sementara di Kota Makassar, jumlah peserta JKN mencapai sekitar 1,4 juta jiwa atau 99,81 persen dari total penduduk.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, Ahmad Asyarie, menyampaikan bahwa sekitar 99,8 persen warga Makassar telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, dengan tingkat kepesertaan aktif mencapai sekitar 82 persen.

Menurutnya, tingginya mobilitas penduduk sebagai pusat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah turut memengaruhi tingkat keaktifan peserta di Kota Makassar.

Kegiatan berlangsung khidmat dan ditandai dengan prosesi pembukaan bersama Wakil Wali Kota Makassar, perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Umum PWRI, dan Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat kepada Ketua Umum PWRI serta sesi foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi dalam mendukung keberlanjutan Program JKN bagi masyarakat, khususnya para purnabakti dan lanjut usia.

 

Penulis : Yusril
Ridwan
Ridwan Kamis, 18 Juni 2026 16:28
Komentar