Logo Header

Bupati Syaharuddin Alrif Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Data Berkualitas untuk Pembangunan Sidrap

Ridwan
Ridwan Kamis, 18 Juni 2026 15:22
Bupati Syaharuddin Alrif Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Data Berkualitas untuk Pembangunan Sidrap

TEBARAN.COM,SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai upaya memperkuat ketersediaan data yang akurat dan berkualitas guna mendukung perencanaan pembangunan daerah. Pencanangan tersebut dipimpin langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di Aula Saromase, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Maritengngae, Kamis (18/6/2026).

Turut hadir Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sidrap Andi Asmarani, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah terkait, para camat, lurah, serta kepala desa.

Peluncuran Sensus Ekonomi 2026 ditandai dengan pemukulan gong, penyematan atribut kepada petugas sensus, serta penandatanganan piagam komitmen bersama oleh unsur Forkopimda dan kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa data hasil Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, sekaligus menjaga capaian positif yang telah diraih Kabupaten Sidrap.

“Sensus ekonomi ini sangat dibutuhkan oleh negara. Lembaga yang diberikan kewenangan untuk melakukan pendataan yaitu BPS,” ujar Syaharuddin.

Ia menjelaskan, pendataan akan dilakukan secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Karena itu, pemerintah desa dan kelurahan diminta aktif mendukung pelaksanaan sensus dengan menyosialisasikan kedatangan petugas kepada masyarakat.

“Pak Desa dan Pak Lurah sudah kita edarkan surat pemberitahuan agar diumumkan di masjid bahwa tim sensus akan datang melakukan pendataan. Setiap salat lima waktu terus diumumkan sampai 31 Agustus,” katanya.

Syaharuddin juga mengimbau masyarakat untuk menerima petugas sensus serta memberikan data secara jujur dan akurat demi menghasilkan informasi yang berkualitas.

“Isi data dengan baik, jujur, dan akurat agar diperoleh data yang benar. Prinsipnya terima petugas dan isi data dengan benar,” tegasnya.

Menurutnya, hasil sensus akan menjadi dasar pembaruan berbagai data pembangunan, termasuk sektor pertanian. Ia menyebut luas lahan sawah di Sidrap diperkirakan bertambah seiring program cetak sawah baru dan sawah rakyat mandiri yang belum seluruhnya terdata.

“Data tahun 2021 menunjukkan luas sawah kita sekitar 50.227 hektare. Tahun 2025 kemungkinan jauh lebih besar karena ada program cetak sawah baru dan sawah rakyat mandiri yang belum seluruhnya masuk data,” jelasnya.

Bupati juga mengungkapkan sejumlah capaian pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Sidrap pada 2025 tercatat mencapai 7,71 persen, tertinggi di Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Sidrap tertinggi di Sulsel dengan angka 7,71 persen,” ungkapnya.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari sekitar 18 ribu orang pada 2024 menjadi sekitar 14 ribu orang pada 2025. Sementara kasus stunting turun signifikan dari sekitar 8 ribu kasus menjadi sekitar 1.200 kasus.

“Makanya saya minta seluruh aparat kesehatan, mulai sejak calon ibu hamil hingga masa kehamilan, agar diupayakan bebas dari stunting,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Sidrap Andi Asmarani menyampaikan bahwa seluruh tahapan persiapan Sensus Ekonomi 2026 telah dilakukan untuk memastikan pendataan berjalan tepat waktu dan menghasilkan data berkualitas.

Sebanyak 276 mitra BPS Sidrap telah disiapkan sebagai petugas lapangan yang terdiri dari 34 pengawas dan 242 petugas pendata. Seluruh petugas tersebut telah mendapatkan pelatihan teknis sebelum diterjunkan ke lapangan.

“BPS Sidrap telah melaksanakan berbagai tahapan persiapan guna memastikan pelaksanaan sensus berjalan lancar, tepat waktu, dan menghasilkan data yang berkualitas,” ujar Andi Asmarani.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026 dan mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi aktif.

“Kami mengajak seluruh pihak menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan TIR, yakni Terima petugas sensus, Isi data dengan benar, dan Rahasia data tetap terjaga,” katanya.

Rangkaian kegiatan pencanangan turut diisi dengan penyerahan simbolis kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada para petugas Sensus Ekonomi 2026 sebagai bentuk perlindungan selama menjalankan tugas di lapangan.

 

Penulis : Yusril
Ridwan
Ridwan Kamis, 18 Juni 2026 15:22
Komentar