Logo Header

Munafri Arifuddin Pesankan JCH Makassar: Haji Bukan Tamasya, tapi Perjalanan Suci

Nuri
Nuri Rabu, 29 April 2026 16:34
Munafri Arifuddin Pesankan JCH Makassar: Haji Bukan Tamasya, tapi Perjalanan Suci

TEBARAN.COM,MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menitipkan pesan khusus kepada Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi saat prosesi pelepasan di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Baruga Anging Mammiri, Rabu (29/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Munafri didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan suci untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Ibadah haji ini bukan tamasya, bukan rekreasi. Ini adalah kewajiban dan kesempatan besar untuk memohon doa terbaik serta mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia mengingatkan para jemaah agar menjaga niat, meluruskan hati, serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Selain itu, jemaah juga diminta menjaga kesehatan serta mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan oleh petugas haji.

Munafri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya jajaran Kementerian Agama, atas peran dalam proses pemberangkatan jemaah tahun ini.
Ia juga menyebut pelepasan jemaah di Rumah Jabatan Wali Kota sebagai momen bersejarah.

“Ini mungkin menjadi sejarah. Belum pernah ada jemaah haji dilepas di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar,” ungkapnya.
Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut dilakukan karena jumlah jemaah yang cukup besar serta adanya masa transisi kuota haji.

Dalam kesempatan itu, Munafri juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Makassar dan masyarakatnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah.

“Jadilah satu keluarga yang tidak terpisahkan. Saling menjaga dan membantu, karena ini adalah perjalanan spiritual yang dijalani bersama,” pesannya.

Kepada para petugas haji, Munafri menegaskan bahwa tugas yang diemban merupakan amanah besar dan mulia. Ia meminta agar pelayanan diberikan secara maksimal dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.

“Tugas Bapak dan Ibu sangat berat, tetapi mulia. Layani jemaah dengan sepenuh hati agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, memastikan kesiapan JCH Makassar telah melalui proses pemeriksaan ketat, terutama dari aspek kesehatan.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan syarat istitha’ah, yakni kemampuan fisik dan mental sebagai syarat utama sebelum keberangkatan.

“Prosesnya sangat ketat dalam pengawalan dan pemeriksaan kesehatan. Inilah yang dimaksud dengan istitha’ah, sehingga jemaah benar-benar siap diberangkatkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar serta sejumlah rumah sakit untuk memastikan seluruh jemaah memenuhi standar kesehatan.

Amrullah juga melaporkan, jumlah jemaah haji asal Makassar tahun ini mencapai sekitar 331 orang. Sebagian telah diberangkatkan melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, 4, dan 10.

“Kota Makassar juga menjadi pelengkap untuk mengisi kuota kloter yang masih kosong di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Untuk tahun 2027, daftar tunggu jemaah haji Kota Makassar diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang di luar pendamping mahram dan lansia. Secara keseluruhan, jumlah jemaah diproyeksikan berada di kisaran 2.400 hingga 2.700 orang.

“Ini menunjukkan animo masyarakat sangat tinggi, sehingga membutuhkan persiapan yang lebih matang, terutama dari sisi kesehatan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, proses persiapan haji akan terus ditingkatkan melalui sinkronisasi dengan Pemerintah Kota Makassar.
“Kami akan terus memastikan kesiapan fisik seluruh jemaah agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan optimal,” tutupnya.

Nuri
Nuri Rabu, 29 April 2026 16:34
Komentar