Kado Dies Natalis ke-65 UNM: Dekan FIP Prof. Abdul Saman Resmi dikukuhkan Sebagai Guru Besar Psikologi Pendidikan
TEBARAN.COM,MAKASSAR – Momentum berharga mewarnai perjalanan Universitas Negeri Makassar (UNM) menjelang usianya yang ke-65. Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNM, Prof. Abdul Saman, S.Pd., M.Si., Ph.D., Kons., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Kepakaran Ilmu Psikologi Pendidikan dan Bimbingan.
Prosesi pengukuhan jabatan akademik tertinggi tersebut berlangsung khidmat di Ruang Teater Lantai 3 Menara Pinisi, Kampus UNM Gunungsari Baru, Makassar, Rabu (29/7/2026). Rangkaian pengukuhan guru besar UNM ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 29–30 Juli 2026.
Hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, para tamu undangan, serta keluarga besar para guru besar yang dikukuhkan.
Dalam penyampaiannya, Prof. Abdul Saman mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian akademik ini. Bagi dirinya, gelar puncaknya ini bukan sekadar legitimasi kepakaran, melainkan tanggung jawab besar untuk memajukan pendidikan nasional.
”Syukur alhamdulillah, amanah sebagai Guru Besar ini saya terima dengan penuh rasa tanggung jawab. Ini bukan sekadar gelar, melainkan komitmen mendalam untuk terus mendedikasikan ilmu bagi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia,” ujar Prof. Abdul Saman.
Ia menegaskan bahwa kepakaran di bidang psikologi pendidikan dan bimbingan memiliki peran mendesak dalam merespons tantangan zaman, terutama dalam menjaga kesehatan mental peserta didik serta menciptakan ekosistem belajar yang inklusif.
”Psikologi Pendidikan dan Bimbingan sangat krusial dalam mendukung kesehatan mental siswa dan membantu mereka mencapai potensi maksimal. Ke depan, saya berkomitmen untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran, meningkatkan kualitas bimbingan, serta berkontribusi pada pengembangan kurikulum yang adaptif di UNM,” tegasnya.
Pengukuhan ini tidak hanya memperkuat posisi FIP UNM sebagai pilar akademis yang unggul, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan keilmuan dan masyarakat luas.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
