Logo Header

PJ Walikota Dampingi Wagub Tinjau Persiapan PSBB di Posko Covid 19 Makassar.

Editor: Andrew Kresna
Editor: Andrew KresnaSabtu, 18 April 2020 09:56
Wagub Sulsel Andi Sudirman bersama PJ Walikota Makassar M. Iqbal Suaeb, Sekda Kota Makassar Muh. Anshar, dan juga Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lingkup Kota Makassar di Posko Covid-19 Makassar, Jumat 17 April 2020.
Wagub Sulsel Andi Sudirman bersama PJ Walikota Makassar M. Iqbal Suaeb, Sekda Kota Makassar Muh. Anshar, dan juga Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lingkup Kota Makassar di Posko Covid-19 Makassar, Jumat 17 April 2020.

RAGAM.ID, MAKASSAR – PJ Walikota Makassar M. Iqbal Suaeb dampingi Wagub Sulsel Andi Sudirman yang berkunjung memantau persiapan PSBB di Posko Covid-19 Makassar, Jumat 17 April 2020.

“Ingat, jaga jarak”, itulah salah satu yang di sampaikan Wagub Andi Sudirman Sulaiman saat mengunjungi Posko Induk Covid-19 Kota Makassar.

Dalam tersebut, juga turut hadir Sekda Kota Makassar Muh. Anshar, dan juga Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lingkup Kota Makassar.

Dengan memakai rompi Gugus Tugas Covid-19 Sulsel, Andi Sudirman memberikan masukan dan beberapa item yang diatur dalam pasal PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) oleh peraturan Walikota (Perwali) terkait intervensi karantina ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebagai sumber PDP dan Pasien Positif.

“Beberapa item yang diatur dalam pasal PSBB dalam perwali mesti diatur terkait intervensi karantina ODP sebagai sumber PDP dan Positif”. Tambah Andi Sudirman

Diketahui Kota Makassar terdampak terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan, diketahui sebanyak 166 orang hingga hari ini, Jumat 17 April 2020.

Diakhir kunjungan, Wagub menyaksikan penyerahan bantuan penanganan Virus Corona (Covid-19) di Kota Makassar dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Makassar Panakukang melalui BRI Peduli.

Wagub mengapresiasi langkah BRI Cabang Makassar Panakukang, dan menyampaikan terima kasih.

“Terima kasih atas partisipasi luar biasa dari BRI Cabang Makassar Panakukkang untuk penanganan Covid-19 di Kota Makassar” tambahnya.

Editor: Andrew Kresna
Editor: Andrew KresnaSabtu, 18 April 2020 09:56
Komentar