Logo Header

Cegah Timbulnya Isu Perpecahan, Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Redaksi
RedaksiSabtu, 14 November 2020 13:52
Cegah Timbulnya Isu Perpecahan, Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

RAGAM.ID, MAKASSAR — Pemerintah Sulawesi Selatan terus mendorong perbaikan tata kelola aset, pengelolaan anggaran yang transparan, dan pelaksanaan akuntabilitas kinerja pembangunan yang efektif.

Mewujudkan misi tersebut, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, praktisi hukum, dan dalam masyarakat sangat dibutuhkan. Salah satu contoh hasil kerja sama telah dilakukan adalah kolaborasi antara Pemprov, Korsupgah KPK, Kejati, dan Polda untuk mendorong peningkatan kinerja OPD dan pengamanan aset pemerintah sehingga, pendapatan daerah dapat dioptimalkan.

“Dalam bersinergi, kita harus terus mendorong terciptanya konsepsi penegakan hukum yang transparan, profesional, dan akuntabel,” kata Gubernur Sulsel, Prof.Nurdin Abdullah.

Selain itu, kita harus berfokus pada fungsi peradilan yang berbasis pelayanan publik. Sebagai masyarakat Sulawesi Selatan, budaya saling membantu harus terus dipelihara.

“Budaya ini kemudian dapat kita terapkan melalui pengabdian kita untuk membantu masyarakat, terutama masyarakat kecil,” sebutnya.

Hal itu Nurdin Abdullah pada kegiatan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) dengan tema “Peran Praktisi Hukum KKSS dalam Penegakan Hukum di Indonesia” via vicon di Kantor DPRD Makassar, Sabtu, 14 November 2020, sesaat sebelum menghadiri rapat paripurna DPRD terkait HUT Ke-413 Kota Makassar.

Ia memberikan apreasiasi yang tinggi atas terselenggaranya webinar ini. Diharapkan, dari kegiatan ini, dapat menggagas ide-ide baru yang kemudian dapat membawa dampak positif untuk pembangunan dan penegakan hukum di Indonesia. Serta menjadi wadah dalam menyatukan komitmen dalam penegakan.

Lanjutnya, bahwa penegakan hukum juga harus beradaptasi dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Maka dari itu, keberadaan teknologi informasi di setiap organ negara merupakan suatu keharusan.

“Tidak akan ada perbaikan mutu pelayanan publik tanpa inovasi, tidak ada inovasi tanpa aplikasi teknologi dalam birokrasi,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, juga mengajak seluruh Keluarga BPP KKSS untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap timbulnya berbagai isu-isu perpecahan terutama di saat mendekati pemilu serentak seperti sekarang.

“Ini sangat penting untuk agar tetap menjaga persatuan dan stabilitas negara, pilihan boleh beda tapi kita tetap saudara,” ujarnya.(*)

Redaksi
RedaksiSabtu, 14 November 2020 13:52
Komentar