Logo Header

Gubernur Harap Stabilitas Keamanan Harus Terjaga di Tahun Politik

Redaksi
RedaksiKamis, 12 November 2020 15:04
Gubernur Harap Stabilitas Keamanan Harus Terjaga di Tahun Politik

RAGAM.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah berharap stabilitas keamanan dan stabilitas politik harus bagus di Sulawesi Selatan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pasca Covid-19 ini.

“Yang saya butuhkan adalah stabilitas politik Sulawesi Selatan ini harus bagus, stabilitas keamanan Makassar ini harus bagus, karena ada pekerjaan besar dihadapan mata kita adalah pemulihan ekonomi kedua melindungi masyarakat dari Covid,” ungkap Nurdin Abdullah pasca Rapat Koordinasi di Hotel Claro Makassar, Kamis, 12 November 2020.

Menurut Nurdin, kunci stabilitas politik ada pada masing-masing pasangan calon yang harus merawat keamanan selama kontestasi politik berlangsung, sebab apabila masing-masing pasangan calon ingin menang dengan cara terhormat harus saling menghargai proses Pilkada ini.

“Saya kira kuncinya ada pada para Paslon (Pasangan Calon) mau menang terhormat iya saya kira lakukanlah rambu-rambu yang ada, jangan mempropokasi masyarakyat untuk membuat anarkis, hargai paslon-paslon yang lain,” ujarnya.

Selain itu, Nurdin berperan khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) agar betul-betul bersikap netral dalam proses Pilkada ini. Karena, apabila ASN ikut serta dalam kontestasi politik ini akan memperkeruh suasana.

“Makanya itu ASN itu diminta supaya netral jangan ikut memperkeruh suasana,” kata Gubernur dengan segudang prestasi itu.

Khusus untuk Paslon agar mengendepankan penyampaian gagasan untuk masyarakat, supaya masyarakat bisa memilih berdasarkan gagasan dari masing-masing Paslon, sebab, Pilkada ini merupakan ajang untuk memperlihatkan gagasan.

“Kita menyampaikan gagasan supaya masyarakat itu punya mimpi-mimpi, kalau saya pilih si A akan begini kota akan begini kabupaten, kalau saya pilih si B akan begini, saya kira itu. Bukan justru kita saling melemahkan, jadi ini adalah festival gagasan tinggal bagaimana, siapa yang bisa meyakinkan rakyat itulah yang akan terpilih,” tutupnya.

Redaksi
RedaksiKamis, 12 November 2020 15:04
Komentar