Logo Header

Seko dan Pucak Jadi Pusat Pengembangan Ternak Sulawesi Selatan

Redaksi
RedaksiJumat, 06 November 2020 15:43
Seko dan Pucak Jadi Pusat Pengembangan Ternak Sulawesi Selatan

RAGAM.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi-Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah optimis bahwa Sulawesi Selatan dapat memenuhi kebutuhan dagingnya secara mandiri dan menjadi lumbung daging nasional.

Beberapa daerah diharapkan menjadi pusat pengembangan ternak, seperti Pucak (Maros) dan Seko (Luwu Utara). Pusat peternakan ini juga diharapkan nanti dapat menghasilkan produk susu dan keju.

“Ini sebuah rencana besar kita di peternakan, kita punya ranch (peternakan) ini kita lagi dalam proses di Seko. Ini Seko savana dengan curah hujan mendukung apalagi nanti kalau Dinas Peternakan sudah bisa bikin pabrik susu, pabrik keju,” kata Nurdin Abdullah di Kantor Dinas Peternakan dan Keswan Sulsel, Kamis, 5 November 2020.

Untuk itu ia berharap Dinas Peternakan dan Keswan di Sulsel untuk dapat menjadi pendorong pengembangan di daerah-daerah tersebut.

“Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan ini kita berharap betul-betul menjadi pengungkit atau pendorong bagaimana Indonesia menjadi negara mandiri daging,” sebutnya.

Masalah yang dihadapi adalah saat menjelang hari raya masih dipenuhi impor. Padahal Sulsel melihat potensi besar untuk produksi daging.

“Kedua, saya sudah berkunjung ke Pucak (Maros) melihat potensi pembibitan kita, kapasitas kita cukup besar. Saya kira potensi-potensi ini yang harus kita kembangkan lebih besar lagi,” sebutnya.

Kemampuan dan keunggulan Sulsel di bidang ini pernah dicapai Sulsel bahkan para pembeli hewan ternak datang dari luar negeri.

“Kita bisa lihat betapa Sulsel pernah jaya dengan ranch yang ada di Sidrap. Saya ingat betul SD di Parepare, itu orang-orang Australia pada pakai topi cowboy semua datang belanja di Parepare. Berarti kita punya unggulan,” ujarnya.

Ia menyampaikan pada kesempatan pertemuan tersebut akan memberikan anggaran kepada Dinas Peternakan dan Keswan Sulsel yang besar. Sehingga ia memberikan tantangan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Harapannya, tahun 2022 Sulsel menjadi daerah mandiri daging. Dan tiga tahun selanjutnya, di tahun 2025 Sulsel menjadi lumbung daging nasional.

Pelatihan juga akan diberikab termasuk melihat daerah dengan contoh sukses peternakan seperti Jepang dan Tasmania (Australia) dan Provinsi Lampung.

Pada kesempatan ini ia juga menyerahkan SK Plt Kepala Dinas kepada Abdul Muas yang merupakan sekretaris Dinas Peternakan dan Keswan Sulsel.(*)

Redaksi
RedaksiJumat, 06 November 2020 15:43
Komentar