Logo Header

Bosowa Peduli Serahkan Dua Ventilator dan 40.000 PFS ke Pemprov Sulsel

Editor: Andrew Kresna
Editor: Andrew KresnaJumat, 10 April 2020 18:50
Bosowa Peduli Serahkan Dua Ventilator dan 40.000 PFS ke Pemprov Sulsel

RAGAM.ID, MAKASSAR – Sama-sama melawan wabah Covid-19 Bosowa Peduli menyerahkan sejumlah alat medis ke Pemprov Sulsel untuk kebutuhan rumah sakit penanganan pasien Covid-19.

Adapun penyerahan tersebut yakni 2 unit ventilator, 2 unit patien monitor dan 40.000 pleces flocked swab (PFS) yang didatangkan langsung dari Shenzen Tiongkok.

Sebelumnya, telah diserahkan pula sejumlah alat seperti real time PCR berfungsi sebagai alat diagnostik keberadaan virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19, BSC level 2 A2 merupakan alat untuk mengejakan pemeriksaan sampel dengan tingkat keamanan yang tinggi, Swab nasofaring merupakan bahan yang digunakan untuk mengambil sampel swab hidung dari pasien sebanyak 40.000 pcs di serahkan secara bertahap, micropippet, alat reagen RT-PCR dan alat ventilator.

Selain itu, sejumlah organisasi dan donatur lain turut membantu masyarakat yang diserahkan melalui Satgas Sulsel dari hari ke hari. Adapun daftar yang memberikan bantuan yakin PT Pertamina 2.300 dos mi instan dan 150 APD, Benteng Muda Indonesia dan Taruna Merah Putih 4.000 sak beras 5 Kg dan 100 APD, Kelenteng Xiang Ma dan INTI Sulsel 500 APD, Hiswana Migas 500 paket sembako.

PDAM Makassar 50 paket sembako, Dinas Pertanian Sulsel 250 paket sembako dan 150 APD, PSMTI Sulsel 1.000 paket berisi beras, minyak goreng dan mie instan, Travel Nra 80 karung beras 25 Kg dan Family of Creative Community (FCC) beras, APD, baju dan 2000 masker kain.

Penyerahan ini mendapatkan apresiasi dari Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Pencagahan Covid-19. Kalau semua berkolaborasi maka tidak sulit untuk menghadapi Covid-19.

“Apresiasi Pemprov kepada Bosowa group hari ini dia membantu kita dua fentilator satu ke rumah sakit Unhas, satu ke rumah sakit Dadi,” ungkap Nurdin Abdullah, di Gubernuran, Jalan Jendral Sudirman Makassar, Jumat, 10 April 2020.

Dirinya meyakini, kalau semua berpartisipasi sama-sama melawan Covid-19 Pemprov Sulsel akan sedikit terbantu untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini.

“Saya kira Insyaallah kalau semua berpartisipasi, saya kira Pemprov ini nggak menjadi berat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, ventilator merupakan alat kesehatan yang cukup mahal dan sangat langka untuk didapatkan. Dengan bantuan dari Bosowa Peduli rumah sakit pendidikan Unhas dan Dani akan sedikit terbantu.

“Ventilator ini kan membantu pernafasan. Jadi barangnya mahal pak mulai dari Rp800 juta sampai Rp2 miliar. Jadi ventilator itu tidak semua rumah sakit memiliki khusus kita di Sulsel ini iya Alhamdulillah hampir semua rumah sakit memiliki ventilator rumah sakit Daya pun memiliki tiga ventilator,” jelasnya.

Mewakili Bosowa Peduli, Munafri Arifuddin mengaku, pemberian bantuan ini merupakan sebuah tanggung jawab moralnya sebagai perusahaan lokal di Sulsel.

“Alat ini sangat penting dan alat ini memang sangat dibutuhkan. Karena ini orang biasa bilang masalah pernapasan itu menjadi hal yang sangat mutlak, sehingga kami melihat ini adalah sebuah kebutuhan yang sangat-sangat urgensi,” ungkapnya.

Kedepannya kata Munafri Arifuddin, Bosowa Peduli akan terus melihat apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat, karena menurut dia, ini masalah bukan hanya masalah pemerintah saja, namun masalah bersama.

“Kita akan melihat apa lagi yang akan kita berikan buat masyarakyat sebagai tanggung jawab kita bersama. Persoalan ini bukan persoalan pemerintah saja tapi ini persoalan kita, harus jaga sama-sama bagaimana kita mampu meredam, atau memutus dengan cepat mata rantai penyebaran ini. Dan yang paling penting bagaimana memperdayakan masyarakyat di dalam keadaan seperti ini,” urainya.

Sementara itu, Rektor Unhas Makassar, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A merasa bersyukur dengan bantuan dari Bosowa Peduli atas bantuan untuk rumah sakit Pendidikan Unhas Makassar.

“Ini buat satgas Sulsel sebenarnya, tapi oleh pak Gubernur diserahkan ke rumah sakit Unhas, karena rumah sakit Unhas selama ini mendukung pelayanan pasien Covid-19. Tapi kita bersamaan dengan Wahidin, nanti makainya sama-sama apalagi ventilator ini mobile kan,” katanya.

Selain Bosowa Peduli, ada juga bantuan dari MARS berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang didatangkan langsung dari China. Menurut dia, bantuan ini cukup membantu rumah sakit Unhas maupun rumah sakit lainnya.

“Terus dari Mars itu sumbangan APD langsung dari China peralatannya diserahkan di satgas Sulsel juga, dan diserahkan juga di rumah sakit Unhas. Jadi kita sangat tertolong karena tenaga medis yang melayani rumah saki rumah sakit ini kan sebenarnya sumber daya dokter-dokternya dari Unhas juga kan, yang di Wahidin, yang di Dadi, rumah sakit sayang anak sehingga APD ini akan bermanfaat bagi pelayanan di rumah sakit rumah sakit lain,” tutupnya.(*)

Editor: Andrew Kresna
Editor: Andrew KresnaJumat, 10 April 2020 18:50
Komentar