Logo Header

Rumah Sakit Dadi Ditunjuk Sebagai Tempat Cek Pengecekan Awal Pasien Corona

Editor: Andrew Kresna
Editor: Andrew KresnaRabu, 08 April 2020 16:04
Rumah Sakit Dadi Tempat Awal Cek Pasien Corona
Rumah Sakit Dadi Tempat Awal Cek Pasien Corona

RAGAM.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah menunjuk Rumah Sakit Dadi sebagai rumah sakit awal pengecekan bagi masyarakat yang mengalami gejalan Corona. Rumah sakit ini menjadi 1 dari 3 rumah sakit, bersama dengan RS Sayang Rakyat dan RS Wahidin sebagai rumah sakit utama penanganan Covid di Makassar.

“Maka untuk screening pertama kita sudah menetapkan Rumah Sakit Dadi yang akan distribusi semua pasien-pasien ini akan kemana,” kata Nurdin Aabdullah pada telekonferensi, Selasa, 7 April 2020.

Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi alasan penolakan pasien yang dilakukan oleh rumah sakit.

Adapun perananan masing-masing rumah sakit ini, RS Sayang Rakyat dan RS Dadi dengan kapasitas ada 318 tempat tidur, itu untuk merawat positif covid kategori ringan, sedangkan bagi pasien yang memiliki penyakit bawaan, kemudian akan dirujuk ke rumah sakit Wahidin Sudirohusodo.

“Saya kira nanti, tidak akan ada lagi penolankan pasien. Karena kita sudah atur lewat gugus tugas, itu juga jika ada masalah kesehatan di rumah bisa lewat call center dijemput, dan dilihat apa masalahnya. Kalau ringan, kalau bukan di Dadi, ya RS Sayang Rakyat. Tetapi kalau ada konflikasi ya Rumah Sakit Wahidin,” jelasnya.

Lanjutnya, Rumah Sakit seperti Wahidin sekarang itu tidak bisa lagi menerima pasien tanpa rujukan dari gugus tugas yang ada di RS Daddi, begitu juga Rumah Sakit Sayang. “Jadi ke Rumah Sakit Dadi di screening awal, selesai dan dirujuk ke Rumah Sakit Sayang Rakyat dan itu pasti akan diterima dan pasti kamarnya sudah siap. Kita punya 318 bed kamar dan ini baru dirawat 82 (pasien) mudah-mudahan tidak bertambah,” sebutnya.

Khusus Rumah Sakit Sayang Rakyat dalam beberapa hari ke depan sudah bisa kita manfaatkan, setelah ruangan isolasinya direnovasi total.(*)

Editor: Andrew Kresna
Editor: Andrew KresnaRabu, 08 April 2020 16:04
Komentar