Logo Header

Alasan None-Zunnun Tak Banyak Pasang Banner dan Baliho

Redaksi
RedaksiSenin, 07 September 2020 15:45
Alasan None-Zunnun Tak Banyak Pasang Banner dan Baliho

RAGAM.ID, MAKASSAR – Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin NH, menjelaskan alasan pihaknya tidak memasang banyak alat peraga. Padahal banner dan baliho kandidat lainnya sudah memenuhi ruang-ruang publik.

None, sapaan akrab Irman Yasin Limpo mengatakan, dirinya maupun Andi Zunnun bukan tidak memiliki kemampuan mencetak banyak banner dan baliho. Tapi, kondisi masyarakat yang saat ini sangat memprihatinkan, membuatnya enggan melakukan hal tersebut.

“Sekarang masyarakat kita lagi susah. Ada 14 ribu orang yang kehilangan pekerjaan akibat Covid-19. Dimana empati kita, kalau justru memasang foto-foto dan gambar kita dengan senyum yang lebar di tiang-tiang listrik, di pohon-pohon. Untuk apa? Tiang listrik tidak punya hak pilih,” kata None, Senin, 7 September 2020.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini mengungkapkan, Covid-19 telah mengakibatkan guncangan ekonomi yang luar biasa. Ia mencontohkan, akibat virus tersebut, sekolah diliburkan dan anak-anak belajar online. Di sektor ini saja, menghasilkan ribuan pengangguran.

“Ada 1.800 SMA di Sulsel. Kantinnya dimana, selama tujuh bulan libur. Total sekolah di Sulsel 25 ribu. Bagaimana dengan ibu-ibu yang selama ini penghasilannya dari kantin sekolah.

Di Makassar, dalam dua bulan, ada 14 ribu pengangguran baru,” terangnya.

None yang sebelumnya pernah ikut bertarung di Pilwalkot Makassar pada tahun 2013 lalu, mengaku sudah paham betul mengenai penguasaan ruang publik dengan baliho dan banner. Namun, untuk kali ini ia memilih tidak melakukannya.

“Saya pernah jadi tukang pasang baliho dan banner. Saya tahu betul berapa jumlah alat peraga untuk menguasai Makassar ini,” pungkasnya.

Terkait sosialisasi, ia memilih menggunakan strategi kampanye digital. Penggunaan media sosial dinilai sangat efektif untuk memperkenalkan program-programnya bersama Andi Zunnun. (*)

Redaksi
RedaksiSenin, 07 September 2020 15:45
Komentar