Logo Header

Gubernur Sulsel Didaulat Sebagai Salah Satu Kepala Daerah Terbaik Tangani Covid-19

Redaksi
RedaksiMinggu, 23 Agustus 2020 17:09
Gubernur Sulsel Didaulat Sebagai Salah Satu Kepala Daerah Terbaik Tangani Covid-19

RAGAM.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah baru saja didaulat menjadi salah satu kepala daerah terbaik dalam menangani pandemi Covid-19.

Hal tersebut diperoleh berdasarkan hasil survey (opinon leader) dari Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia.

Secara rinci, survey menemukan bahwa, dalam hal Koordinasi Kerja, Nurdin Abdullah memperoleh 64 persen suara. Selanjutnya, dalam hal Sense of Crisis memperoleh 64,4 persen. Lalu, untuk Komunikasi Kepada Warga memperoleh persentase 64,1 persen.

Sehingga, secara rata-rata Nurdin Abdullah berada di urutan ke lima dengan nilai 64,1 persen. Berada di bawah Ridwan Kamil (73,4%), Ganjar Pranowo (73,2%), Anies Baswedan (72,1%) dan Khofifah Indar Parawansa (65,7%).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyebutkan, hasil survei diambil dari ratusan responden berlatarbelakang akademisi, redaktur politik dan redaktur kesehatan media massa.

Juga pengusaha, pengamat kesehatan, sosial, politik, tokoh organisasi, organisasi keagamaan, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi profesi. Pemilihan responden dilakukan secara purposif, terutama dicari dari media massa nasional atau daerah.

“Responden merupakan pemuka opini nasional dan daerah. Total responden ada 304 berasal dari 20 kota di Indonesia,” sebutnya.

Seperti yang diketahui, atas kepimpinan Prof HM Nurdin Abdullah, jumlah kasus positif Covid-19 di Sulsel terus melandai dan tingkat kesembuhan terus meningkat.

“Alhamdulillah, angka Reproduksi Efektif (Rt) juga berada dibawah angka 1. Saya mengajak kepada kita semua untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tulis Nurdin Abdullah dalam sebuah postingan terbaru di media sosial instagram @nurdin.abdullah.

Nama masuk menjadi salah Ada tiga temuan atau hasil survei. Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyebutkan, hasil survei diambil dari ratusan responden berlatarbelakang akademisi, redaktur politik dan redaktur kesehatan media massa.

Redaksi
RedaksiMinggu, 23 Agustus 2020 17:09
Komentar