Logo Header

Pemkot Makassar Fasilitasi Shalat Idul Fitri di Masjid, Gubernur Imbau Shalat di Rumah Saja.

Redaksi
RedaksiSelasa, 19 Mei 2020 01:06
Pemkot Makassar Fasilitasi Shalat Idul Fitri di Masjid, Gubernur Imbau Shalat di Rumah Saja.

RAGAM.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menyatakan siap memfasilitasi warga yang hendak menjalankan shalat Idul Fitri di masjid.

Pemkot Makassar pun akan melakukan sterilisasi satu hari sebelum lebaran di masjid. “Kita akan pastikan masjid steril,” kata Yusran Senin (8/5).

Penjabat Wali Kota Makassar Yusuf Jusuf mengungkapkan akan mengarahkan Tim Gugus Tugas Covid untuk bertugas di masjid-masjid, melakukan pengawasan dan pengecekan suhu tubuh.

Ia pun menegaskan bahwa shalat Idul Fitri hanya dapat dilakukan di masjid kompleks masing-masing, bukan di lapangan. Untuk menghindari terjadinya pengumpulan dari orang yang tak diketahui.

“Shalat Id digelar di masjid masing-masing saja. Sebab, relatif sudah saling kenal. Kalau di lapangan dikhawatirkan terjadi pertemuan orang dari berbagai tempat.” Ungkap Yusran

Sementara itu, hal berbeda datang dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang mengimbau masyarakat untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Imbauan ini sesuai arahan dari pemerintah pusat. merujuk dari hasil rapat yang digelar Forkopimda Provinsi Sulsel bersama Menkopolhukam, Kapolri dan Menteri Agama melalui video conference, Senin (8/5).

“Karena pandemi Covid-19 ini kita telah berkomitmen untuk memutus rantai penularan, maka lebaran kali ini diimbau untuk melakukan Salat Ied di rumah,” Ungkap Nurdin.

Namun, Imbauan ini tak ditujukan Bagi daerah zona hijau penularan Covid-19. Dimana jika warga di wilayah tersebut ingin melaksanakan Salat Ied secara berjamaah di Mesjid atau lapangan terbuka. Maka pihak Pemprov siap memfasilitasi agar dapat berjalan sesuai protokol kesehatan.

Persoalan perbedaan antara imbauannya dengan arahan Pj. Wali kota Makassar. Nurdin pun berencana untuk segera menggelar rapat koordinasi bersama seluruh stakholder terakit. Termasuk dengan Pj. Wali kota.

“Kita baru mau rapat besok dengan seluruh bupati, walikota. tokoh agama, dan seluruh organisasi kemasyarakatan. Kita harus ikuti apa yang disampaikan tadi oleh pemerintah pusat.” tegasnya.

Redaksi
RedaksiSelasa, 19 Mei 2020 01:06
Komentar