Logo Header

Tinggalkan Golkar, Wali Kota Makassar Appi Resmi Berjaket Demokrat!

Ridwan
Ridwan Kamis, 08 Oktober 2026 15:40
Tinggalkan Golkar, Wali Kota Makassar Appi Resmi Berjaket Demokrat!

TEBARAN.COM,MAKASSAR — Peta politik di Sulawesi Selatan kembali bergolak. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, resmi menyebarang dan bergabung menjadi kader Partai Demokrat. Kepastian langkah politik ini diumumkan dalam agenda pendidikan politik DPD Partai Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026).

​Prosesi bergabungnya Appi ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta pemasangan jaket biru khas Demokrat. Momen tersebut disaksikan langsung oleh Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe, bersama Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat, Agustinus Tamo Mbapa.

​”Selamat datang di Partai Demokrat, mudah-mudahan Pak Appi bisa senang dan nyaman,” ungkap Ni’matullah saat menyambut hangat kedatangan Wali Kota Makassar tersebut.

​Langkah ini menjadi babak baru perjalanan politik Appi setelah memutuskan hengkang dari Partai Golkar. Sebelumnya pada Senin (5/10/2026), Appi menyerahkan langsung surat pengunduran dirinya kepada Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), di kediaman pribadinya di kawasan Batu Putih, Makassar. Keputusan besar tersebut diakuinya telah melalui pertimbangan matang.

​Sinyal kepindahan Appi sejatinya makin menguat pasca ajakan terbuka dari Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng. Appi mengaku memiliki ikatan emosional dan jejak historis yang kuat dengan partai berlogo bintang mercy tersebut, terutama saat berkontestasi di Pilwalkot Makassar 2020 bersama kader Demokrat, Rahman Bando.

​”Pada tahun 2020 pasca COVID, satu-satunya ketua umum partai yang datang ke Makassar untuk memberikan support itu Bapak AHY. Kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat saat itu memberikan kesan tersendiri,” kenang Appi.

​Kini, setelah lima tahun berlalu dari momen Pilwalkot tersebut, Appi resmi kembali berada di barisan yang sama. Bukan lagi sekadar calon yang diusung, melainkan sebagai kader resmi Partai Demokrat.

​

Penulis : Yusril
Ridwan
Ridwan Kamis, 08 Oktober 2026 15:40
Komentar