Logo Header

Diincar Demokrat, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Buka Suara Soal Etika Politik

Ridwan
Ridwan Minggu, 04 Oktober 2026 19:20
Diincar Demokrat, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Buka Suara Soal Etika Politik

TEBARAN.COM,MAKASSAR – Pertemuan politik hangat terjadi di Makassar. Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng, secara terbuka mengajak Wali Kota Makassar sekaligus Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), untuk bergabung membesarkan Partai Demokrat di Sulawesi Selatan.

​Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Alfian saat menemui Appi di Hotel Novotel Makassar, Jalan Chairil Anwar, Sabtu (3/10/2026). Alfian menilai Appi sebagai figur muda potensial yang memiliki basis massa kuat dan histori panjang bersama Demokrat.

​”Perjalanan politik Pak Appi tidak bisa dilepaskan dari Partai Demokrat. Kami selalu mendukung beliau sudah tiga kali, meskipun pernah kalah. Alhamdulillah, akhirnya menang juga. Saya bilang memang wattunnami (sudah waktunya),” ujar Alfian.

​Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut menegaskan, kedatangannya dari Jakarta bertujuan khusus untuk merangkul Appi demi memperkuat struktur partai di Sulsel. Meski demikian, Alfian membebaskan Appi menentukan keputusan tanpa berniat membajak kader.

​”Pertama, bergabung dulu. Soal yang lain seperti posisi atau jabatan, nanti ada jalannya sendiri. Ada prosedur politik yang harus dilalui,” jelas Alfian.

​Respons Appi: Pilih Utamakan Etika Politik

​Menanggapi sinyal kuat tersebut, Munafri Arifuddin menyikapi ajakan Demokrat dengan santai namun penuh penghormatan. Mantan CEO PSM Makassar ini menilai tawaran tersebut sebagai bentuk apresiasi tinggi yang patut direspons secara positif.

​Appi tak menampik adanya kedekatan emosional dan kemiripan visi (klop) dengan Demokrat. Ia mengenang bagaimana Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), turun langsung ke Makassar untuk mendukungnya pada Pilwalkot lalu.

​”Menurut saya, salah satu partai yang selalu memberikan support dan dukungan kepada saya dalam pemilihan Wali Kota Makassar adalah Demokrat. Sudah tiga kali mendukung saya,” ungkap Appi.

​Meski begitu, Appi menegaskan tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan. Sebagai politisi yang masih menjabat dan memiliki ikatan dengan Partai Golkar, ia memilih untuk menyelesaikan seluruh prosedur dan persoalan internal terlebih dahulu demi menjaga etika berpolitik.

​”Bukan menolak, bukan tidak menerima, tetapi juga bukan langsung menerima dan mengiyakan. Ada prosedur yang harus saya lewati. Sebagai kader partai politik, kita mengutamakan etika politik,” tegas Wali Kota Makassar tersebut.

​Ia menambahkan, respons resminya terhadap tawaran Demokrat akan disampaikan setelah semua kewajiban dan mekanismenya di internal Golkar rampung.

​”Kalau saya berpikir satu bulan ini bagus, ya satu bulan. Kalau dua bulan, ya dua bulan. Tapi bisa juga dua hari, bisa juga tiga hari. Tentu komunikasi politik yang terbangun harus dijaga dengan baik,” tutup Appi.

Ridwan
Ridwan Minggu, 04 Oktober 2026 19:20
Komentar