Logo Header

Dampingi Mensos, Sekda Jufri Rahman Tinjau Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat

admintebaran
admintebaran Sabtu, 26 September 2026 14:38
Dampingi Mensos, Sekda Jufri Rahman Tinjau Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat

TEBARAN.COM,MAKASSAR — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaan program BNI Sahabat Sekolah Rakyat di halaman Sekolah Rakyat, Jalan Pajjaiyang, Makassar, Jumat (25/9/2026).

Mengusung tema “Mimpi yang Diberi Ruang”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat, antara lain melalui penguatan literasi keuangan, digitalisasi sekolah, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Jufri mengapresiasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang menginisiasi program tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 BNI.

Menurut Jufri, dukungan BNI menunjukkan peran dunia usaha dan BUMN dalam memperkuat pelaksanaan Program Strategis Nasional Sekolah Rakyat.

“Pendidikan merupakan pilar utama dalam mencetak generasi emas bangsa. Namun, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pembelajaran di dalam kelas, melainkan juga oleh kesiapan para siswa menghadapi tantangan dunia modern, digitalisasi, serta kepedulian terhadap lingkungan,” kata Jufri.

Ia menyebut tiga pilar dukungan BNI dalam program tersebut, yakni peningkatan literasi keuangan, digitalisasi Smart School, dan penerapan konsep Green School.

“Kami sangat bangga melihat tiga pilar utama bantuan yang disalurkan oleh BNI hari ini seperti peningkatan literasi keuangan, digitalisasi smart school, dan penerapan konsep green school,” ujarnya.

Jufri berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan dan fasilitas yang diberikan untuk mendukung proses belajar sekaligus mempersiapkan masa depan.

“Gunakanlah kesempatan dan fasilitas ini sebaik-baiknya. Belajarlah dengan tekun, kelola tabungan kalian dengan bijak dan jadilah generasi yang pintar, tangguh, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan program tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Kementerian Sosial dengan dunia usaha, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan Program Strategis Nasional Sekolah Rakyat berjalan sesuai harapan.

Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat sejak awal dirancang dengan semangat kolaborasi, baik dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, maupun BUMN.

“Saya secara khusus berterima kasih kepada PT BNI (Persero) Tbk yang sejak awal mendampingi penyelenggaraan Sekolah Rakyat. BNI memberikan pendampingan kepada siswa Sekolah Rakyat dengan memperkuat literasi keuangan dan kepedulian terhadap lingkungan melalui fasilitasi pengelolaan sampah di Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.

Ia mengatakan dukungan tersebut memberikan edukasi sekaligus membantu membangun lingkungan sekolah yang asri.

Gus Ipul menjelaskan, konsep sekolah yang asri sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai pentingnya lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat. Menurutnya, keberadaan gedung permanen akan semakin memperkuat kualitas layanan pendidikan bagi para siswa.

Gedung Sekolah Rakyat dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, antara lain asrama siswa dan guru, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, tempat ibadah, fasilitas olahraga, serta fasilitas penunjang lainnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran secara umum. Peserta didik dijangkau berdasarkan data sosial ekonomi nasional dan selanjutnya mengikuti proses asesmen. Anak yang memenuhi persyaratan dan mendapat persetujuan orang tua kemudian mengikuti tahapan pleno di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengapresiasi dukungan BNI dalam digitalisasi layanan Sekolah Rakyat, termasuk penggunaan kartu siswa yang terhubung dengan sistem sekolah.

Menurutnya, sistem tersebut dapat mendukung pemantauan aktivitas siswa secara lebih terintegrasi, termasuk dalam kegiatan pembelajaran, ibadah, dan makan.

Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho mengatakan setiap anak memiliki mimpi dan cita-cita, mulai dari menjadi dokter, polisi, tentara, pengusaha, atlet, hingga profesi lainnya.

“Apapun cita-citanya, setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk belajar berkembang dengan mempersiapkan masa depan yang jauh lebih baik,” ucapnya.

Menurut Eko, pendidikan tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan keberanian anak untuk meraih cita-cita.

Karena itu, kata dia, tema “Mimpi yang Diberi Ruang” relevan dengan semangat memberikan akses pendidikan dan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa Sekolah Rakyat.

Selain dukungan digitalisasi, BNI juga memberikan bantuan tabungan kepada siswa Sekolah Rakyat. Bantuan tersebut ditujukan untuk membangun kebiasaan menabung sekaligus memperkuat literasi keuangan sejak dini.

Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha tersebut memperkuat ekosistem Sekolah Rakyat yang tidak hanya berfokus pada akses pembelajaran, tetapi juga pengembangan karakter, kemandirian, literasi keuangan, kecakapan digital, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Bagi Sulawesi Selatan, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan sekaligus memberikan ruang tumbuh bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita. (*)

 

admintebaran
admintebaran Sabtu, 26 September 2026 14:38
Komentar