Logo Header

Biro Umum Setda Sulsel Hadirkan SIMPATI, Integrasikan Layanan dalam Satu Platform Digital

Nuri
Nuri Sabtu, 01 Agustus 2026 08:33
Biro Umum Setda Sulsel Hadirkan SIMPATI, Integrasikan Layanan dalam Satu Platform Digital

TEBARAN.COM,MAKASSAR — Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan inovasi Sistem Manajemen Pelayanan Terintegrasi Pimpinan (SIMPATI) untuk memperkuat integrasi layanan berbasis digital.

Inovasi yang digagas Kepala Biro Umum Setda Provinsi Sulsel, Suhartono Nurdin, tersebut menjadi proyek perubahan yang dipresentasikan dalam Pameran dan Seminar Implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 di Kantor Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN, Jalan Raya Baruga, Antang, Makassar, Rabu (29/7/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Jufri Rahman turut hadir memberikan dukungan dalam kapasitasnya sebagai mentor sekaligus memberikan masukan terhadap implementasi proyek perubahan tersebut.

SIMPATI dirancang untuk memperkuat integrasi berbagai layanan di Biro Umum, termasuk layanan yang sebelumnya dikelola melalui mekanisme dan sistem yang berbeda. Melalui sistem ini, koordinasi, penyajian informasi secara real time, serta monitoring pelayanan diharapkan semakin optimal.

Berbagai layanan Biro Umum diintegrasikan dalam satu platform digital, di antaranya penggunaan bus operasional, penggunaan ruang rapat, fasilitasi makan dan minum, fasilitasi master of ceremony (MC), serta fasilitasi dirigen.

“SIMPATI merupakan platform digital yang mengintegrasikan berbagai layanan Biro Umum dalam satu sistem. Melalui SIMPATI, proses pelayanan diharapkan semakin cepat dan mudah, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan,” kata Suhartono.

Selain mengintegrasikan layanan, SIMPATI dirancang untuk terhubung dengan ekosistem Smart Office dan mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui interoperabilitas data dan integrasi sistem.

Implementasi proyek perubahan tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari pembentukan tim efektif, penyusunan analisis kebutuhan sistem, pembangunan prototipe website, sosialisasi dan bimbingan teknis, uji coba sistem, implementasi layanan digital dasar, hingga penguatan pemanfaatan website SIMPATI melalui koordinasi lintas perangkat daerah.

Ke depan, SIMPATI diharapkan dapat menjadi praktik baik (best practice) yang bisa dikembangkan dan direplikasi pada perangkat daerah lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi digital pemerintahan di Sulawesi Selatan.

“SIMPATI bukan sekadar aplikasi, tetapi menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan pimpinan yang semakin modern, terintegrasi, dan adaptif menuju birokrasi yang profesional,” tutup Suhartono. (*)
Bagikan

Nuri
Nuri Sabtu, 01 Agustus 2026 08:33
Komentar