Logo Header

Dukung Program E20, PTPN I Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Pabrik Gula Terintegrasi

admintebaran
admintebaran Selasa, 28 Juli 2026 21:30
Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras.
Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras.

TEBARAN.COM,JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) menyatakan kesiapannya untuk mendukung program bioetanol E20 yang dicanangkan pemerintah. Melalui anak perusahaannya, PT Energi Agro Nusantara (Enero), PTPN I mengandalkan pasokan molases (tetes tebu) dari 42 pabrik gula di bawah naungan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) sebagai bahan baku utama.

​Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras, menegaskan bahwa keberadaan 42 pabrik gula yang tersebar di Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi menjadi keunggulan kompetitif perusahaan dalam menjamin keberlanjutan rantai pasok bioetanol.

​”Ekosistem industri etanol PTPN I yang dijalankan PT Enero sangat menguntungkan. Kepastian pasokan molases dari 42 pabrik gula PT SGN menjadi fondasi penting untuk mendukung program E20 secara sustainable,” ujar Abdul Rivai Ras dalam Stasiun Tv Nasional, Senin (27/7/2026).

​Perluasan Kapasitas dan Penguatan Rantai Pasok

​Saat ini, PT Enero memproduksi sekitar 100 kiloliter bioetanol per hari. Menanggapi mandat pemerintah, PTPN I tengah merancang ekspansi kapasitas produksi sekaligus mematangkan standar mutu bahan baku dari hulu ke hilir.

​Langkah-langkah strategis yang disiapkan meliputi:

​Optimalisasi Lahan & Replanting: Peremajaan tanaman tebu di kawasan potensial untuk mendongkrak produktivitas.

​Integrasi Hulu-Hilir: Penyesuaian standar mutu molases antar-entitas di dalam PTPN Group.

​Menjaga Keseimbangan Ketahanan Pangan dan Energi

Abdul Rivai Ras menegaskan, pengembangan bioetanol tidak akan mengorbankan target swasembada gula nasional. Produksi bioetanol saat ini murni memanfaatkan molases sebagai produk sampingan (by-product) dari pengolahan gula konsumsi.

​”Ketahanan pangan tetap prioritas utama. Selama Indonesia belum swasembada gula, bioetanol dibuat dari molases agar produksi gula konsumsi tidak terganggu. Ketahanan pangan dan energi harus berjalan beriringan,” tegasnya.

​Namun, ia menambahkan bahwa pemanfaatan nira tebu langsung sebagai bahan baku bioetanol dapat menjadi opsi strategis di masa depan setelah swasembada gula nasional tercapai.

​Sebagai satu-satunya BUMN perkebunan yang mengintegrasikan komoditas tebu, gula, dan bioetanol dalam satu ekosistem, PTPN I optimistis dapat menjadi pilar utama kemandirian energi dan pangan nasional.

 

admintebaran
admintebaran Selasa, 28 Juli 2026 21:30
Komentar