Logo Header

Sidang TKPSDA WS Pompengan Larona Bahas Banjir Pada 3 Sungai Kabupaten Luwu utara

Nuri
Nuri Kamis, 09 Juli 2026 10:06
Sidang TKPSDA WS Pompengan Larona Bahas Banjir Pada 3 Sungai Kabupaten Luwu utara

TEBARAN.COM,MASAMBA – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang selaku Sekretariat Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (TKPSDA WS) Pompengan Larona menggelar Sidang Pembahasan Isu Strategis terkait banjir Sungai Baliase, Sungai Masamba, dan Sungai Rongkong di Aula Laga Ligo, Kantor Bupati Luwu Utara, Kota Masamba, pada 2 Juli 2026.

Sebelum sidang berlangsung, para anggota TKPSDA WS Pompengan Larona bersama PPK Tata Guna Air BBWS Pompengan Jeneberang, Areani, ST., MT., serta Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Luwu Utara, Rahayu, ST., melakukan peninjauan lapangan pada 1 Juli 2026 ke ketiga sungai untuk melihat langsung penyebab dan dampak banjir, termasuk progres pengerukan sedimen di Sungai Baliase serta rehabilitasi penguatan tebing di Sungai Masamba dan rencana penanganan Sungai Rongkong

Sidang dibuka dengan sambutan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, yang menekankan pentingnya sinergi dalam penanganan banjir guna mendukung ketahanan pangan dan pembangunan daerah.

Selanjutnya, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Heriantono Walujadi, mengajak seluruh peserta untuk fokus pada tiga pilar pengelolaan sumber daya air, yaitu konservasi, pendayagunaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua TKPSDA WS Pompengan Larona, Ishak Amin Rusli, yang mewakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.

Sidang ini menjadi forum koordinasi para pemangku kepentingan dalam merumuskan rekomendasi strategis terkait isu strategis banjir Sungai Baliase, Sungai Masamba dan Sungai Rongkong. Selain Pembangunan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi melalui MYP, Penanganan Banjir di sungai tersebut di Kabupaten Luwu Utara juga   menjadi salah prioritas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman untuk tangani bersama, baik melalui APBN dan APBD Provinsi Sulsel TA. 2026.(*)

Nuri
Nuri Kamis, 09 Juli 2026 10:06
Komentar