Moratorium MBG Bukan Kemunduran, Melainkan Momentum Pembenahan
TEBARAN.COM, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Karena menyangkut kesehatan dan masa depan generasi bangsa, pelaksanaannya harus mengutamakan kualitas, keamanan, dan profesionalisme.
Atas dasar itu, kebijakan penghentian sementara atau moratorium pelaksanaan Program MBG selama masa libur sekolah patut dipandang sebagai langkah yang tepat. Kebijakan ini bukan berarti program mengalami kegagalan, melainkan menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek pelaksanaan di lapangan.
Di Sulawesi Selatan, dan Makassar masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan, khususnya pada operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pembenahan perlu dilakukan mulai dari tata kelola operasional, pengadaan dan penyimpanan bahan baku, penerapan standar kebersihan dan higienitas dapur, hingga sistem distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.
Evaluasi juga menjadi ruang bagi pemerintah bersama seluruh mitra penyelenggara untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan program.
Dengan mengetahui akar persoalan, solusi yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran sehingga kualitas layanan dapat terus meningkat.
Program sebesar MBG tentu membutuhkan proses penyempurnaan secara berkelanjutan. Tidak ada program nasional yang langsung berjalan sempurna tanpa adanya evaluasi.
Karena itu, moratorium seharusnya dipahami sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi program agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar di masa mendatang.
Sebagai bagian dari Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Sulawesi Selatan, kami mendukung penuh langkah evaluasi ini. Harapannya, setelah masa pembenahan selesai, Program MBG dapat kembali berjalan dengan sistem yang lebih baik, lebih aman, lebih higienis, lebih profesional, serta benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari banyaknya makanan yang dibagikan, tetapi juga dari kualitas pelayanan, keamanan pangan, serta kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut. Evaluasi hari ini adalah investasi untuk menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis yang semakin berkualitas di masa depan.
Oleh: Yusril Irhaz Humas DPD I APPMBGI Sulawesi Selatan.
