Pemkot Makassar Usulkan 210 Formasi CASN 2026, Guru PAUD dan Nakes Jadi Prioritas
TEBARAN.COM,MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, mengajukan 210 formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun ini. Usulan formasi itu memprioritaskan guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dan tenaga kesehatan (nakes)
“Kita ada usulan, tapi belum ada persetujuan dari Menpan RB. Berapa jumlah formasi yang disetujui, apakah menggunakan tenaga yang sudah ada atau membuka CPNS baru, itu tergantung kebijakan pusat,” kata Kepala BKPSDMD Makassar Kamelia Thamrin Tantu, Selasa (2/6/2026).Berita Sulsel
Kamelia mengatakan 210 formasi tersebut masih menunggu verifikasi dan persetujuan dari Kemenpan-RB. Dia menyebut keputusan akhir mengenai jumlah formasi yang disetujui tetap berada di pemerintah pusat.
Menurut Kamelia, usulan formasi CASN tahun ini mencakup berbagai sektor. Kebutuhan terbesar berasal dari guru PAUD dan nakes.
“guru PAUD menjadi salah satu prioritas karena rencana pembukaan PAUD negeri di Makassar. Dari total lebih dari 100 PAUD yang direncanakan, saat ini baru sekitar 20 yang terbentuk. Usulan kebutuhan guru PAUD mencapai 20-an formasi,” jelasnya. Berita peristiwa Makassar
Usulan formasi juga mencakup dokter hewan dan tenaga fungsional pertanian. Kamelia mengatakan jumlah dokter hewan di Pemkot Makassar berkurang setelah sebagian dialihkan ke pusat melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
“(Dokter hewan) juga masuk dalam daftar usulan untuk mendukung operasional di berbagai OPD,” ucapnya.
Kamelia menegaskan setiap tahun Kemenpan-RB meminta pemerintah daerah mengajukan kebutuhan formasi CASN. Namun, keputusan akhir tetap mempertimbangkan kemampuan daerah dalam membayar gaji.
“Walaupun kita usulkan sekian, kalau kemampuan daerah membayar tidak mencukupi, maka formasi akan disesuaikan,” terangnya.
Permohonan usulan formasi CASN tersebut diajukan sejak awal tahun. Pemkot Makassar kini menunggu hasil verifikasi dari Kemenpan-RB.
Kamelia menekankan usulan formasi CASN tidak berkaitan langsung dengan PPPK. Dia menyebut Kemenpan-RB hanya meminta kebutuhan Pemkot Makassar untuk formasi CASN.
“Tidak ada hubungannya dengan PPPK. Kemenpan-RB hanya meminta kebutuhan kita untuk CPNS. Teknis pelaksanaannya tetap mengikuti aturan pusat,” tegasnya.
Meski begitu, Kamelia belum bisa memastikan apakah Makassar mendapat jatah perekrutan CPNS tahun ini. Dia mengatakan Pemkot Makassar tetap mengajukan kebutuhan sesuai kondisi di lapangan.
“Info terakhir dari Kemenpan-RB memang ada perekrutan CPNS tahun ini. Tapi, apakah Makassar termasuk, kita belum tahu. Intinya kita ajukan saja kebutuhan,” pungkasnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
