Pemprov Sulsel Apresiasi Peran Pers, Suwardi Thahir Nahkodai PWI Sulsel 2026–2031
TEBARAN.COM,MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers, khususnya keluarga besar Wartawan Indonesia" href="https://tebaran.com/tag/persatuan-wartawan-indonesia/">Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga ruang informasi publik yang sehat, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam Konferensi Provinsi PWI Sulsel yang digelar di Gedung Graha Pena, Makassar, Selasa, 2 Juli 2026.
Forum organisasi ini menjadi momentum penting untuk memilih kepengurusan baru sekaligus memperkuat arah pengembangan profesi wartawan di Sulawesi Selatan di tengah perubahan lanskap media yang berlangsung sangat cepat.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulsel, Muhammad Arafah, yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulsel, berharap PWI Sulsel terus menjadi organisasi profesi yang mampu menjaga independensi, integritas, dan profesionalisme wartawan di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
Menurutnya, hubungan yang sehat antara pemerintah dan insan pers merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kualitas demokrasi. Hubungan sinergisitas adalah salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah.
“Karena itu, saya mengajak seluruh anggota PWI untuk terus bersama kami dalam membangun Sulawesi Selatan yang lebih maju dan berkarakter,” ujar Arafah membacakan sambutan Gubernur.
Pada kesempatan tersebut, Arafah juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab.
Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawal transparansi dan jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.
“Kita menyadari bahwa arus informasi hari ini bergerak sangat cepat. Di satu sisi, teknologi membuka akses informasi yang luas. Namun, di sisi lain, tantangan seperti disinformasi, hoaks, dan polarisasi sosial juga semakin besar,” katanya.
Dalam kondisi tersebut, lanjutnya, PWI sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia memikul tanggung jawab yang tidak ringan untuk menjaga kualitas profesi jurnalistik.
“PWI dituntut untuk terus menjadi benteng profesionalisme, menjaga standar kompetensi anggotanya, dan memastikan setiap karya jurnalistik yang lahir dari organisasi ini dapat dipercaya, berimbang, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberadaan pers yang profesional menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun literasi informasi publik, memperkuat partisipasi masyarakat, dan menjaga ruang demokrasi yang sehat di daerah.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang selama ini memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Wartawan, salah satunya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Menurut Zulkifli, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang semakin mendesak di tengah perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola kerja jurnalistik.
“Di era digital, Wartawan dituntut untuk terus meningkatkan sumber daya manusianya dan kualitas profesinya. Peningkatan kualitas SDM ini mendapat dukungan dari Wali Kota Makassar, Gubernur Sulawesi Selatan, serta sejumlah kepala daerah lainnya yang menugaskan Dinas Kominfo untuk mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan. Atas dukungan tersebut, pelaksanaan UKW berjalan dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Djoko Tetuko, berharap pelaksanaan Konferensi Provinsi PWI Sulsel dapat berlangsung lancar dan menghasilkan kepengurusan yang semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi.
Menurutnya, kepengurusan yang kuat dan profesional akan menjadi modal penting bagi PWI Sulsel untuk terus beradaptasi menghadapi tantangan industri media sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap profesi wartawan.
Pada ini menetapkan Suwardi Thahir sebagai Ketua PWI Sulsel periode 2026–2031. Suwardi terpilih secara aklamasi. (*)
