Mahasiswi Asal Nunukan Diduga Disekap dan Diperkosa di Perumahan Elite Makassar, Kabur Lewat Jendela dengan Tangan Terikat
TEBARAN.COM,MAKASSAR – Seorang mahasiswi asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), berinisial MA (21) diduga disekap dan diperkosa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban kabur lewat jendela dalam kondisi tangan terikat.
“Jadi saat kami menerima informasi dari masyarakat bahwa diduga ada seorang gadis disekap di salah satu rumah, petugas dari Polsek langsung mendatangi lokasi tersebut. Setelah tiba di TKP, benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat,” kata Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abd Latif, Rabu (13/5/2026).
Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah dalam kawasan perumahan elite di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar. Polisi menyebut korban diduga disekap selama tiga hari sejak Jumat (8/5) hingga Minggu (10/5).
MA diketahui sedang menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Sulsel. Kasus ini terungkap setelah korban berhasil keluar dari rumah yang diduga menjadi lokasi penyekapan melalui jendela.
Warga kemudian menemukan korban dalam kondisi tangan masih terikat. Dalam rekaman video yang beredar, korban terlihat mengenakan kaus sambil duduk lemas di depan rumah.
Warga yang berada di sekitar lokasi lalu mendekati korban. Mereka membantu melepaskan ikatan pada kedua tangan korban.
Informasi mengenai perempuan yang diduga menjadi korban penyekapan itu kemudian dilaporkan warga kepada polisi. Petugas Polsek Tamalate lalu mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban.
Setelah dievakuasi, korban diamankan petugas untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut. Polisi juga mengarahkan korban melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Makassar agar kasusnya diproses secara hukum.
Selain dugaan penyekapan, polisi juga mendalami dugaan pemerkosaan yang dialami korban selama berada di rumah tersebut. Dugaan itu muncul berdasarkan keterangan awal korban kepada petugas.
“Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban,” terangnya.
Saat ini polisi masih menyelidiki dan mengejar terduga pelaku. Pelaku disebut sudah melarikan diri saat petugas tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban.
“Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Ketika petugas tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi, pelaku sudah melarikan diri dan tidak berada di TKP,” ujarnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
