APPMBGI–Bulog Perkuat Distribusi Pangan untuk Dapur MBG, Pastikan Harga Stabil dan Kualitas Terjaga
TEBARAN.COM,JAKARTA — Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) bersama Perum Bulog menggelar rapat koordinasi guna memperkuat implementasi Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Selasa (5/5/2026).
Pertemuan ini difokuskan pada upaya menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas bahan pangan pokok bagi ribuan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Rakor yang berlangsung di Kantor Pusat Perum Bulog itu dihadiri langsung Ketua Umum DPP APPMBGI, Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.M., M.S., M.Si., bersama jajaran pengurus. Sementara dari pihak Bulog, hadir Wakil Direktur Utama Mayjen TNI (Purn.) Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H. serta Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Dr. dr. Andi Afdal Abdullah, M.B.A., AAK beserta tim.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas skema distribusi langsung bahan pangan pokok dari Bulog ke operator dapur MBG melalui jaringan APPMBGI.
Skema ini dinilai penting untuk mencegah praktik pengoplosan, menekan margin distribusi, serta memastikan harga tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah dan kualitas bahan memenuhi standar gizi nasional.
Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Bulog menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pasokan bahan baku program MBG. “Distribusi langsung ini memungkinkan pengendalian harga dan kualitas, sehingga setiap dapur MBG dapat memperoleh bahan pangan yang layak dan terjangkau,” ujarnya.
Program MBG sendiri ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat hingga 2029, meliputi siswa dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, serta ibu hamil dan menyusui.
Sebagai bagian dari dukungan program, Bulog menyalurkan beras SPHP melalui lebih dari 80 ribu titik penjualan, termasuk jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) dan ritel modern. Penyaluran ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen, dengan harga maksimal yang telah ditetapkan pemerintah.
Sinergi antara APPMBGI dan Bulog juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, seperti peningkatan serapan hasil pertanian domestik, pembukaan lapangan kerja di sektor distribusi, serta pengendalian inflasi pangan nasional.
Abdul Rivai Ras menambahkan, rakor ini merupakan bagian dari strategi membangun sistem MBG yang berkelanjutan, transparan, dan berbasis sains. APPMBGI, kata dia, juga tengah menyiapkan command center MBG serta pengembangan jaringan cold storage untuk memantau distribusi secara real-time.
“Kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, dan operator dapur menjadi model sinergi yang ideal. Dengan pasokan yang terjamin, dapur MBG dapat fokus pada peningkatan kualitas gizi dan pelayanan bagi masyarakat,” tutupnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
