Logo Header

Sekprov Jufri Rahman Berharap Anggota PAW Baru Perkuat Sinergi Pembangunan Sulsel

Nuri
Nuri Selasa, 21 April 2026 21:03
Sekprov Jufri Rahman Berharap Anggota PAW Baru Perkuat Sinergi Pembangunan Sulsel

TEBARAN.COM,MAKASSAR – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Kantor Dinas BMBK Sulsel dengan agenda pengucapan sumpah Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Sulsel sisa masa jabatan 2024–2029, Haris Abdurrahman, Selasa, 21 April 2026.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, serta dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Sulsel.

Pengucapan sumpah/janji ini merupakan tindak lanjut dari proses politik dan administrasi yang telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dalam rangka melengkapi keanggotaan DPRD Sulsel masa jabatan 2024–2029.

PAW menjadi mekanisme konstitusional untuk memastikan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan tetap berjalan optimal di DPRD.

Haris Abdurrahman merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II dan akan bertugas di Komisi E.

Ia menggantikan almarhumah Hj. Haslinda, S.Sos., M.Si., yang diberhentikan dari jabatannya sebagai anggota DPRD Sulsel karena meninggal dunia.

Jufri Rahman menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhumah Hj. Haslinda.

“Atas nama pribadi, pemerintah, dan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian almarhumah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Haris Abdurrahman atas amanah yang diberikan.

“Saya yakin, dengan semangat pengabdian yang tulus, kehadiran beliau akan semakin memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal pembangunan di Sulawesi Selatan,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara legislatif dan eksekutif pada 2025 telah menghasilkan sejumlah capaian pembangunan. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan tercatat sebesar 5,43 persen, tingkat kemiskinan turun menjadi 7,43 persen, prevalensi stunting menurun dari 27,4 persen menjadi 23,3 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 75,92, serta rasio gini berada di angka 0,363.

Capaian tersebut mencerminkan stabilitas kinerja pembangunan daerah dan memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu provinsi dengan pertumbuhan yang konsisten di kawasan Indonesia Timur.

“Ke depan, capaian ini perlu kita jaga dan tingkatkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan demi mewujudkan Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter,” pungkasnya. (*)

Nuri
Nuri Selasa, 21 April 2026 21:03
Komentar