Logo Header

Pemkot Makassar Siapkan 8 Hektare untuk Proyek PSEL Rp3 Triliun

Ridwan
Ridwan Selasa, 07 April 2026 16:20
Pemkot Makassar Siapkan 8 Hektare untuk Proyek PSEL Rp3 Triliun

TEBARAN.COM,MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar tancap gas menyiapkan fondasi proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Lahan seluas 8 hektare kini disiapkan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang sebagai pusat pembangunan fasilitas utama.

Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin, menegaskan kesiapan lahan ini menjadi langkah krusial agar proyek senilai Rp3 triliun tersebut dapat berjalan sesuai target.

“Kita siapkan sekitar 8 hektare agar layout pabrik lebih fleksibel dan bisa menyesuaikan kebutuhan kontraktor,” ujar Appi usai meninjau lokasi, Selasa (7/4/2026).

Tak sekadar menyiapkan lahan, Pemkot Makassar juga memastikan seluruh proses pembebasan dilakukan sesuai aturan.

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan dokumen resmi terkait batas-batas lahan untuk segera diajukan ke kementerian terkait.

“Semua batas akan kita patok secara jelas agar prosesnya clean dan sesuai prosedur,” tegasnya.

Langkah ini sekaligus melampaui permintaan awal pemerintah pusat yang hanya mensyaratkan 7 hektare. Pemkot memilih menambah luasan demi fleksibilitas desain dan percepatan konstruksi.

Untuk mendukung mobilisasi proyek, akses jalan baru juga disiapkan khusus bagi kendaraan berat. Strategi ini diharapkan mampu memangkas hambatan teknis di lapangan.

“Kita buka akses baru supaya pengerjaan tidak terkunci dan bisa bergerak lebih cepat,” jelas Appi.

Lebih jauh, pembangunan PSEL akan dibarengi dengan transformasi total sistem pengelolaan sampah di TPA Antang.

Targetnya, metode open dumping ditinggalkan dan beralih ke sistem sanitary landfill pada 2026.

“Transformasi ini harus berjalan simultan agar seluruh sumber daya bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Dari sisi pembiayaan, anggaran pembebasan lahan telah masuk dalam skema APBD. Pemkot kini intens berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan proses pergeseran anggaran berjalan sesuai regulasi.

“Ini proyek krusial. Kita pastikan semua tahapan aman secara aturan,” katanya.

Appi juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat menjadikan Makassar sebagai lokasi proyek nasional ini. Menurutnya, PSEL bukan hanya solusi teknis pengolahan sampah, tetapi juga membawa dampak sosial yang luas.

“Ini bukan sekadar urusan sampah, tapi menyangkut kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.

Dengan tenggat waktu enam bulan untuk tahap persiapan, Pemkot Makassar optimistis seluruh aspek—mulai dari lahan hingga administrasi—dapat dituntaskan tepat waktu.

“Insyaallah kita maksimalkan semua ресурces. Ini proyek negara dengan manfaat besar,” tegasnya.

Di sisi lain, Appi memastikan komunikasi dengan warga sekitar akan diperkuat guna menghindari potensi keresahan. Ia juga menjamin seluruh proses pembangunan dilakukan secara terbuka melalui mekanisme lelang resmi

“Ini bukan proyek satu orang. Ini proyek nasional. Semua harus transparan, akuntabel, dan tersosialisasi dengan baik,” pungkasnya.

 

Penulis : Yusril
Ridwan
Ridwan Selasa, 07 April 2026 16:20
Komentar