Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT): Aja Ta Sitenta, Sisikku, Sitanru
TEBARAN.COM,MAKASSAR— Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Timur ( KKLT) Dr.dr.H. Rahman Rauf, Sp.OG meminta kepada seluruh warga Luwu Timur, baik yang ada diperantauan maupun yang tinggal di wilayah Kabupaten Luwu Timur untuk senantiasa saling menguatkan dan saling memberi support untuk membangun kabupaten luwu Timur.
Hal ini disampaikan saat diskusi pagi sambil ngopi ngopi di Warkop Pak Edi, kawasan Fly Over Makassar, Minggu (29/3/2026). Diskusi ini juga dihadiri oleh pengurus BPW KKLR. Husba Phada, SP., Pengurus KKLT, Mursalim Thahir.
“Sesuai dengan tagline Luwu Timur Juara , Maju dan sejahtera maka semangat kebersamaan wajib kita miliki”. Ungkap Dr. Rahman.
“Jangan ada perilaku sitenta ( Saling mengganjal), sisikku ( saling sikut) dan sitanru ( saling menanduk) pada perilaku kita, karena bila itu terjadi harapan kita untuk Luwu Timur Juara tak akan terwujud” ujar Dr. Rahman.
” pada sirui menreki, ( saling mengangkat) aja ta sirui no’” ( saling menjatuhkan)” tegas Dr. Abdul Rahman, mengutip Falsafah Bugis.
Menurut Dr. Rahman, Luwu Timur adalah kabupaten yang punya potensi yang sangat besar untuk mensejahterakan Rakyatnya apabila dikelola dengan benar.
Saat diminta memberi penilaian tentang ” Setahun pemerintahan Ibas-Puspa, Dr. Abdul Rahman Rauf yang juga merupakan alumni Fakultas Kedokteran Unhas angkatan 1982 tersebut menilai apa yang berjalan setahun ini sudah berjalan baik.
“Setahun pemerintahan Ibas-Puspa sudah berjalan bagus, yang perlu diperkuat adalah bahwa Ibas- Puspa harus merangkul semua komponen masyarakat Luwu Timur yang pernah berbeda pilihan,” ungkapnya.
Seperti diketahui saat buka puasa bersama Pemda dan Warga Luwu Timur yang dilaksanakan di bulan Ramadhan yang lalu, Bupati Kabupaten Luwu Timur, Ir.Irwan Bachri Syam atau yang akrab disapa Ibas menyampaikan beberapa capaian program yang telah mereka laksanakan selama setahun berjalan, diantaranya di Bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menyalurkan beasiswa untuk sekitar 10 ribu Mahasiswa Lutim yang sedang menempuh pendidikan di Kota Makassar.
Selain itu pemkab Lutim juga menyalurkan bantuan untuk lansia berupa bantuan keuangan untuk tahap pertama disalurkan untuk sekitar 3000 ribu lansia.
Sementara dibidang kesehatan hadirnya RS yg baru di ibu kota kab.Lutim dan rencana pemerintah menghadirkan 1 unit Ambulance setiap desa merupakan program yang patut didukung bersama
Terkini, Salah satu program yang sangat dinantikan oleh warga Luwu Timur adalah Rumah Singgah di kota Makassar untuk warga Luwu Timur yang akan berobat di kota Makassar.” Kita menantikan Rumah singgah bagi warga Lutim yang akan berobat di Makassar,semoga tahun 2026 bisa terwujud,” ungkap Dr.dr.Abdul Rahman Rauf menutup diskusi pagi. (*)
