Logo Header

Salurkan Bantuan Kepada Komunitas Bentor di Makassar, Annas GS: Terima Kasih Pak Wagub

Editor: Andrew Kresna
Editor: Andrew Kresna Jumat, 24 April 2020 15:55
Penyaluran Sembako ke Komunitas Bentor di Makassar, di sekretariat Asbekindo Makassar, di Jalan Andi Tonro, Kamis, 23 April 2020.
Penyaluran Sembako ke Komunitas Bentor di Makassar, di sekretariat Asbekindo Makassar, di Jalan Andi Tonro, Kamis, 23 April 2020.

RAGAM.ID, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang bekerja sebagai tukang becak dan bentor di Makassar. Kamis, 23/4. Bantuan tersebut berupa sembako, untuk membantu memenuhi kebutuhan di masa pandemi Covid-19.

iklan

Melalui tim-nya, bantuan tersebut diserahkan kepada Asbekindo (Asosiasi Becak Bentor Indonesia) Makassar, yang sebagian besar anggotanya merupakan tukang becak dan bentor yang berasal dari Kabupaten Jeneponto.

Pemberian bantuan tersebut merupakan bagian agenda dari program Jaring Pengaman Sosial (Social Safety Net), yang merupakan program yang diinisiasi oleh Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Salah seorang tokoh masyarakat Jeneponto, H. Annas GS pun mengungkapkan ucapan terima kasihnya atas perhatian dan bantuan dari orang nomor dua di Sulsel itu.

“Terima kasih pak Wagub atas perhatiannya kepada tukang becak dan bentor di kota Makassar yang sebagian besar dari kabupaten Jeneponto,” ujar Annas yang juga merupakan mantan Sekretaris KPU Sulsel.

Terpisah, Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, bahwa ia melakukan hal tersebut karena ingin membantu masyarakat yang saat ini perekonomiannya sanggat rentan selama masa pandemi Covid-19. Terutama bagi para tukang becak dan bentor yang mengalami penurunan jumlah penumpang.

“Mungkin penumpang becak dan bentor lagi sepi, mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban keluarga,” tuturnya.

Sebelumnya, Andi Sudirman Sulaiman telah menyalurkan bantuan kepada mahasiswa perantau yang masih menetap di Makassar, karena mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak mudik, guna memutus rantai penularan Covid-19.(*)

Editor: Andrew Kresna
Editor: Andrew Kresna Jumat, 24 April 2020 15:55
Komentar