Logo Header

Berkunjung Ke Sinjai, Gubernur Sulsel Minta Pemkab Perhatikan Karyawan yang Dirumahkan

Redaksi
Redaksi Jumat, 24 April 2020 10:54
Gubernur Sulsel Minta Bupati Sinjai Perhatikan Karyawan yang Dirumahkan
Gubernur Sulsel Minta Bupati Sinjai Perhatikan Karyawan yang Dirumahkan

RAGAM.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Sinjai yang mampu menekan angka penularan Covid-19. Namun, ia meminta agar Pemkab Sinjai tetap memperhatikan kebutuhan seluruh karyawan yang dirumahkan selama masa pandemi ini.

“Kami terus mendukung penuh langkah-langkah Bupati Sinjai, dalam melawan Covid-19 dengan melakukan penanganan secara cepat dan tepat, termasuk men-support dalam pemenuhan segala kebutuhan medis maupun lainnya,” ungkap Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam kunjungan kerjanya di Sinjai, Kamis, 23 April 2020.

Ia menjelaskan pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang sangat besar di berbagai sektor, termasuk banyaknya pekerja yang terpaksa harus dirumahkan atau di-PHK.

“Saya mengajak Bupati Sinjai untuk sama-sama memperhatikan pekerja yang dirumahkan dan di-PHK karena dampak Covid-19 ini. Apalagi kita lihat sekarang hampir enam juta orang yang dirumahkan, itu akan menjadi orang miskin baru. Ditambah lagi pendapatan menjadi nol karena dampak corona dan ditakutkan akan terjadi kesenjangan sosial,” jelasnya.

Gubernur menambahkan, sebagai langkah percepatan memutus mata rantai penularan virus mematikan ini, ia menekankan kepada seluruh unit pemerintah di berbagai level untuk terus menginstruksikan dan mengimbau segala ketentuan penanganan Covid-19 kepada masyarakat.

“Seluruh imbauan dan instruksi pemerintah harus terus ditaati, termasuk untuk memindahkan tempat beribadah ke rumah, termasuk sholat tarawih selama bulan Ramadhan ini,” tambahnya.

“Mudah-mudahan bulan suci Ramadhan ini memberikan berkah kepada kita semua, dan kita bisa selesaikan masalah ini,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa, mengatakan, langkah-langkah untuk memutuskan mata rantai Covid-19 terus dilakukan, termasuk melakukan screening di semua perbatasan.

“Setiap ada kapal yang merapat kami selalu melaporkan kepada Syahbandar. Kami juga membeli hasil pertanian masyarakat untuk diserahkan ke masyarakat, dan kami membebaskan pajak bagi pengusaha kecil selama bulan ramadhan,” tutupnya.(*)

Redaksi
Redaksi Jumat, 24 April 2020 10:54
Komentar