Logo Header

Kisruh KLB Demokrat Memanas, SBY Bakal Demo di Istana Jika Jokowi Tak Bertindak

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comJumat, 05 Maret 2021 15:29
Kisruh KLB Demokrat Memanas, SBY Bakal Demo di Istana Jika Jokowi Tak Bertindak

TEBARAN.COM, JAKARTA – Kisruh Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat kian memanas lantaran sejumlah kader yang dipecat menginisiasi perhelatan KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara, hari ini, Jumat 5 Maret 2021.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief pun beraksi tegas menanggapi hal tersebut. Ia meminta Presiden Jokowi agar melakukan tindakan, tidak membiarkan terjadinya KLB Ilegal itu.

“Pemerintah lakukan pembiaran jika KLB ilegak terjadi. Pak Jokowi harusnya bisa bertindak, terlalu lembek bela demokrasi. Soal etika hargai mantan Presiden (SBY) yang lakukan kebenaran juga beku hatinya,” katanya lewat akun Twitter miliknya, @AndiArief.ID, Jumat, 5 Maret 2021.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat ini pun mengancam akan melakukan demonstrasi di Istana. Bahkan disebutkan, Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan turun langsung jika Jokowi tidak melakukan tindakan.

“Jangan salahkan jika mantan Presiden demonstrasi di Istana dengan standar prokes,” ungkap dia.

Dikutip dari Tempo, Politisi senior Demokrat HM Darmizal MS mengklaim kongres luar biasa akan dihadiri sekitar 1.200 orang yang terdiri dari peserta DPC dan DPD dan tamu undangan dari seluruh tanah air.

“(Insya Allah) KLB dilaksanakan pada Jum’at siang (5 Maret 2021). Peserta yang sudah menyatakan siap hadir sebanyak 1.200 orang. Terdiri DPC, DPD, organisasi sayap dan semua tamu undangan,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 Maret 2021.

Dia meyakini kongres luar biasa akan memilih dan menetapkan Ketua Umum Partai Demokrat baru. Sebab banyak kader berharap dengan Ketua Umum Baru, Partai Demokrat akan kembali kepada kejayaannya.

“Insya Allah di bawah pimpinan Ketum baru PD akan menjadi pemenang Pemilu 2024 dengan target perolehan suara di atas 25 persen,” kata dia.

Darmizal menyatakan salah satu alasan Demokrat bisa meraih banyak suara karena seluruh kebutuhan alat peraga bakal dipersiapkan dan ditanggung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan bukan para kader di tingkat DPD dan DPC.

“DPD dan DPC Indonesia tinggal bekerja keras meyakinkan suara masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Politikus asal Sumatera Barat ini mengklaim Moeldoko bakal menjadi Ketua Umum baru dalam kongres luar biasa Partai Demokrat yang menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Suara yang diberikan, ungkapnya, kemungkinan akan menjadi suara mayoritas kader.

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comJumat, 05 Maret 2021 15:29
Komentar