Logo Header

Geledah Kantor PUTR Termasuk Rumah Nurdin Abdullah, KPK Temukan Uang Tunai dan Dokumen

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comSelasa, 02 Maret 2021 19:19
Geledah Kantor PUTR Termasuk Rumah Nurdin Abdullah, KPK Temukan Uang Tunai dan Dokumen

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda di Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait kasus suap pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel, Selasa, 2 Maret 2021.

Dua lokasi yaitu Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel, dan kediaman pribadi Gubernur nonaktif Nurdin Abdullah.

Penggeledahan ini berkaitan dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel 2020-2021 yang turut menyeret Nurdin Abdullah.

“Dari 2 lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti diantaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini dan sejumlah uang tunai,” kata Plt Juru Bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri, Selasa.

Selanjutnya dokumen dan uang tunai dimaksud akan dilakukan validasi dan analisa lebih lanjut. Barang bukti itu selanjutnya akan segera dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini.

“Untuk jumlah uang tunai saat ini masih akan dilakukan penghitungan kembali oleh tim penyidik KPK,” ujarnya.

Dikutip dari Republika, dalam perkara yang menjeratnya ini, Nurdin diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto melalui Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan Edy Rahmat. Tak hanya suap, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi dengan total nilai Rp 3,4 miliar.

Meski demikian, KPK belum mengumumkan sumber gratifikasi Rp 3,4 miliar tersebut. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menerangkan bahwa hal itu masih didalami oleh penyidik KPK.

“Sejauh ini masih didalami oleh penyidik,” jawabnya singkat saat ditanya sumber uang Rp 3,4 miliar tersebut.

Penulis : Ridwan
Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comSelasa, 02 Maret 2021 19:19
Komentar