Logo Header

Warganet Ramai-ramai Protes di Twitter, Tagar Shopee Bunuh UMKM Trending Topik

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comKamis, 18 Februari 2021 07:19
Gambar ilustrasi Aplikasi Shoppe (int)
Gambar ilustrasi Aplikasi Shoppe (int)

TEBARAN.COM, JAKARTA – Jejaring media sosial Twitter diramaikan oleh tagar #shopeebunuhumkm dan menjadi trending topik hingga pagi hari, Kamis, 18 Februari 2021.

Selain itu Tagar #SellerAsingBunuhUMKM juga ramai di sosial media. Tagar tersebut tiba-tiba ramai lantaran warganet melakukan protes terhadap Shoppe.

Protes keras itu lantaran warganet merasa keberadaa aplikasi belanja online tersebut, telah membunuh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia.

Hal itu karena banyaknya pembeli memilih produsen dari China, karena harganya dianggap jauh lebih murah dari penjual Lokal Indonesia.

Tak pelak produk dari aplikasi belanja online itu, dituding warganet lebih banyak membeli dari penjual China.

Salah satu yang disorot kebanyakan produk dikirim atas nama Mr Hu yang dikabarkan Presdir China Merchants Group, BUMN China yang memiliki Sinotrans, salah satu perusahaan logistik terbesar di dunia.

“Haduhh plis lahh shopeee masa lu lebih banggain si Mr Hu sibanding brand lokal indo yg lebih high quality ?? #ShopeeBunuhUMKM,” tulis akun @Dauthians.

“Makin sedih liat toko-toko di syupi ternyata punya Mr Hu dan lebih laku ketimbang produk UMKM. Ayo dong jangan hanya diri sendiri yang diuntungkan! #ShopeeBunuhUMKM,” tulis akun @Piyikpiyik.

dr Tirta Mandira Hudhi (dr Tirta) melalui akunnya menjelaskan bahwa Mr. Hu berasal China yang menjual barang-barang murah di marketplace. Hal itu dikhawatirkan dapat membunuh UMKM Indonesia.

“Kayaknya banyak yang belum ngerti ya, jadi kemarin ada fenomena Mr. Hu, seller dari China, yang barangnya sampai mana-mana. Isinya barang-barang lucu dan barang kebutuhan hari-hari lah. Harganya sangat murah. Transaksi eceran lintas negara. Ini bahaya buat kelangsungan UMKM kita,” kata dr Tirta.

Dengan harga murah yang ditawarkan Mr. Hu, tentunya masyarakat Indonesia lebih tertarik dengan barang-barang yang dijualnya ketimbang produk UMKM Indonesia.

“Bayangin, biasanya kalian beli batik misal Rp 100.000 via Mr. Hu ini, bisa beli batik print dari China Rp 35.000 dapat 2 pcs. Kita pasti pesan karena murah. Begitu liat alamat seller, yup bukan dari negara Indonesia,” ucapnya.

Mr. Hu disebut kerap menjual barang yang harganya tidak masuk akal demi mencari pembeli. Hal itu juga ia lakukan tidak hanya di marketplace Indonesia, tetapi juga di beberapa negara lain.

“Uniknya, Mr. Hu ini juga melakukan hal sama di Malaysia, Singapura dan paling banyak ke Indonesia. Doi jual barang-barang macam sapu, bisa murah nggak ngotak lah. Tapi ya itu. Alamatnya? Dari luar negeri sob. Dia menggerus pasar yang seharusnya komoditi UMKM,” ungkapnya.

Dedy Corbuzier juga ikut berkomentar terkait sosok Mr. Hu yang disebut-sebut aktor dibalik tagar tersebut.

“Who is Mister Hu.. Jadi kepo.. Atau mmg produk kita kalah saing? Tambah kepo.. Atau mmg ada hal lain
#SellerAsingBunuhUMKM,” katanya di Twitter.

Penulis : Ridwan
Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comKamis, 18 Februari 2021 07:19
Komentar