Logo Header

Denny Siregar: Apapun yang Keluar dari Mulut PKS, Kita Wajib Gak Percaya

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comKamis, 11 Februari 2021 21:40
Denny Siregar (net)
Denny Siregar (net)

TEBARAN.COM, JAKARTA – Pegiat media sosial Denny Siregar mengeluarkan pernyataan menyindir Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Denny Siregar mengatakan, PKS wajib untuk tidak didengar. Pernyataan ini disampaikan di halaman Twitter miliknya, Kamis, 11 Februari 2021.

Pernyataan ini dilontarkan Denny Siregar saat mengomentari perkataan PKS yang meminta Presiden Joko Widodo menertibkan Buzzer.

Hal tersebut berkaitan dengan pernyataan Jokowi yang meminta masyarakat lebih aktif mengkritik dan memberikan masukan kepada pemerintah.

“Apapun yang Keluar dari Mulut PKS, Kita Wajib Gak Percaya,” kata Denny Siregar.

Pernyataan PKS itu dari Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, dia meminta Jokowi agar memberantas Buzzer lantaran merusak ruang publik.

“Itu kanker yang harus diberantas. Merusak ruang publik. Justru membuat persepsi publik pada Pak Jokowi jadi buruk,” Mardani Ali Sera dikutip dari Detik, Kamis, 11 Februari 2021.

Kwik Kian Gie adalah salah satu orang yang mengaku ciut nyalinya ketika menyampaikan kritik karena ujung-ujungnya diserang buzzer. Mardani berharap Presiden Jokowi membaca survei-survei yang mengulas indeks demokrasi.

“Mestinya Pak Jokowi membaca beberapa hasil survei yang menyatakan masyarakat kian takut memberi pendapat. Justru indeks demokrasi Indonesia tahun ini turun,” kata Mardani.

“Ini jadi alarm bagi kesehatan demokrasi Indonesia,” imbuh dia.

Mardani berharap pemerintah serius atas harapan dikritik keras supaya terarah. Salah satu cara menunjukkan keseriusan itu, kata Mardani, dengan merevisi UU ITE.

“Jika serius ayo lakukan revisi UU ITE, khususnya Pasal 27, 28, dan Pasal 45. Yang sering jadi landasan pasal karet,” ucap Mardani.

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comKamis, 11 Februari 2021 21:40
Komentar