Logo Header

Tengku Zul Bermohon ke Habib Luthfi: yang Mulia Maafkan Almarhum Maheer

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comSelasa, 09 Februari 2021 07:19
Tengku Zul Bermohon ke Habib Luthfi: yang Mulia Maafkan Almarhum Maheer

TEBARAN.COM, JAKARTA – Tengku Zulkarnain meminta Habib Luthfi bin Yahya memaafkan kesalahan almarhum Maheer At-Thuwailibi alias Soni Ernata.

“Sebagai Muslim yg ditakdirkan lahir satu Provinsi Sumatera Utara dgn Ustadz Maheer, saya memohonkan ma’af kepada yang mulia Habib Luthfi atas kesalahan almarhum,” kata Tengku Zul, sapaannya.

Dengan itu, Tengku Zul memanjatkan doa, berharap Allah SWT mensejahterakan Habib Luthfi dan mengampuni kesalahan almarhum Maheer.

“Al Fatihah, Amin,” ucap Tengku Zul di akun Twitter miliknya, @ustadtengkuzul, Selasa, 9 Februari 2021.

Maheer meninggal dunia di tahanan Mabes Polri pada Senin malam, 8 Februari sebelum sempat dipindahkan sebagai tahanan Jaksa.

Tengku Zul melanjutkan, Maheer meninggal dunia karena sakit, namun pihak kepolisian belum menjelaskan secara detail penyakit apa yang membuat almarhum menghembuskan nafas terakhir di tahanan.

Maheer ditahan di Rutan Bareskrim Polri karena tersangka dalam kasus ujaran kebencian terhadap ulama kharismatik NU, Habib Luthfi bin Yahya.

Belum sempat kasusnya dipersidangkan, Maheer sudah terlebih dulu menghadap kepada sang khalik.

“Di akhirat semuanya akan dijelaskan di Pengadilan Allah. Allah Maha Adil,” tandasnya.

Meski pengadilan dunia belum sempat digelar, kata Tengku Zul, tapi semua pihak yang terlibat kasus Maheer, baik si pengadu semua pasti akan disidang.

“Semua pasti akan disidang di Pengadilan Allah yang Maha Adil. Saat itu bukan hanya bukti fisik, tapi relung hati akan dibuka semuanya. Dan semua makhluk akan menyaksikan,” tutur Tengku Zul.

Diketahui, Maheer ditangkap polisi pada 3 Desember 2020 lalu. Ia ditangkap karena kasus ujaran kebencian di media sosial.

Maheer ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka setelah ia dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dugaan penghinaan terhadap Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya.

Dia dilaporkan terkait unggahannya di akun sosial media twitter @ustadzmaaher_. Pelapor Maheer bernama Husain Shahab.

Laporan itu terdaftar dalam nomor laporan LP/B/0649/XI/2020/BARESKRIM pada tanggal 16 November 2020.

Penulis : Ridwan
Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comSelasa, 09 Februari 2021 07:19
Komentar