Logo Header

Covid-19 Melanda Dunia, Isran Noor Dorong Kaltim Penyuplai Pangan

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comMinggu, 07 Februari 2021 12:07
Gubernur Kaltim Isran Noor Tanam Padi di desa Sungai Tuak, Kabupaten Paser, Kaltim
Gubernur Kaltim Isran Noor Tanam Padi di desa Sungai Tuak, Kabupaten Paser, Kaltim

TEBARAN.COM, PASER – Potensi lahan tanaman pangan di Kalimantan Timur sangat besar, terutama di tujuh kabupaten, terlebih Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara selain Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ketika kunjungan kerja di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara, pekan lalu 27 Januari 2021, Gubernur Kalimantan Timur Dr H Isran Noor meminta pemerintah daerah bersama petani terus mengembangkan pertanian, terutama tanaman pangan.

Seperti potensi pertanian tanaman padi di Desa Sungai Tuak Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Dakui, Gubernur merupakan salah satu sentra pertanian di Kaltim yang perlu terus dikawal dan dikembangkan oleh pemangku kepentingan setempat.

“Kembangkan tanaman padi, kurangi tanaman semen (bangunan/pemukiman) di Desa Tuak ini,” kata mantan Bupati Kutai Timur ini menyikapi semakin meluasnya pemukiman di lahan-lahan pertanian sawah.

Diingatkannya, masyarakat khususnya petani bisa terus mempertahankan lahan-lahan pertanian yang potensial dan produktif mereka.

“Tolong pertahankan ya bapak-bapak petani, ibu-ibunya juga bantu. Kita memang harus menanam padi,” ujarnya.

Kondisi saat ini menurut dia, masa pandemi Covid-19 dimana ratusan negara mengalami masalah ekonomi, sehingga tidak menutup kemungkinan bisa mengalami krisis pangan.

Keadaan krisis pangan dunia, tegasnya, akan membuka peluang besar Indonesia dan Kaltim menjadi penyuplai pangan bagi negara-negara di dunia.

“Lahan-lahan pertanian kita luas, tapi belum dikelola secara optimal dan profesional. Semoga bisa para Bapak Bupati di Kaltim yang punya lahan potensial komitmen mengembangkan pertanian mereka,” jelasnya.

Karenanya, tambah Gubernur, kebijakan pemerintah pusat bahwa sebagian besar kementerian dan lembaga ikut serta dalam pengembangan produksi pangan.

Bahkan kementerian pertahanan telah menginventarisir lahan-lahan pangan, hutan pangan dan komoditi-komoditii pangan, bukan hanya beras dan jenis serealia, tapi semua komoditi pangan seperti sukun, ubi dan komoditi lainnya.

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comMinggu, 07 Februari 2021 12:07
Komentar