Logo Header

Prof Yusran Kritik Keras Pj Walikota, Ada Apa?

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comJumat, 05 Februari 2021 16:56
Prof Yusran (int)
Prof Yusran (int)

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Ketua tim transisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, prof Yusran Yusuf memberikan kritisikan keras kepada Pj Wali Kota Makassar.

Prof Yusran menjelaskan, salah satu yang menjadi kontroversi terhadap Pj Wali Kota adalah pencopotan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar diduga dengan alasan dana hibah pariwisata yang belum cair.

Maka dari itu, akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini menyebutkan jika prof Rudi Djamaluddi seolah – olah sudah kehilangan akal sehat

Bukan hanya itu saja, lanjut dia, selama ini Pj Wali Kota Makassar tidak menunjukkan itikad baik terhadap Wali Kota terpilih.

“Misalnya tidak menghadiri tugas utamanya saat penetapan hasil pilkada di KPU, paripurna DPRD tentang penetapan KPU hasil pilkada, menutup komunikasi dengan wali kota terpilih. Bahkan memeriksa ASN yang bertemu wali kota terpilih yang dilakukan di luar jam kerja”, jelas Yusran. Jum’at (5/2/2021).

Lebih lanjut, Yusran menegaskan, harusnya Pj Wali Kota Makassar memfasilitasi pertemuan dengan OPD Pemkot dan Wali Kota terpilih. Alasannya, agar visi – misi Wali Kota terpilih dapat diintegrasikan dalam APBD, RKPD dan RPJMD Makassar.

Bahkan dia menambahkan, lelang jabatan yang dilakukannya juga terkesan dipaksakan selesai sebelum pelantikan Danny Pomanto 17 Februari. Pengumuman hasil lelang jabatan hanya berselang 3 hari sebelum pelantikan wali kota terpilih.

“Saya kira publik bisa menilai. Selama ini kita merasa tidak ada itikad baik dari Pj. Makanya saya katakan sepertinya Pj ini sudah kehilangan akal sehat”, ucap mantan Pj Wali Kota Makassar itu.

Selain itu, Yusran mengingatkan agar Rudi Djamaluddin harusnya bekerja untuk kepentingan masyarakat Kota, bukan bekerja pada segelintir orang atau elite tertentu.

“Masyarakat telah memilih Wali Kota baru (Danny Pomanto – Fatma) sebagai pemimpin Kota Makassar. Jadi, harusnya Pj sadar posisinya yakni disumpah untuk melayani kepentingan masyarakat dan mengawal transisi pemerintahan”, terangnya.

Prof Yusran saat ini diketahui ditunjuk sebagai ketua Tim Transisi untuk mengawal program Danny Pomanto – Fatma agar bisa bersinergi dengan OPD Pemkot Makassar.

Di tim transisi ini, prof Yusran dibantu oleh pakar ahli lain yakni prof Amiruddin Ilmar, prof Anwar Ramli, Dr Naida Main, dan Iqbal Djalil.(Asy)

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comJumat, 05 Februari 2021 16:56
Komentar