Logo Header

Pj Wali Kota Makassar Bakal Buka Lelang Jabatan, Pentingkah ? Ini Kata Dewan

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comJumat, 05 Februari 2021 16:42
ilustrasi lelang jabatan.(int)
ilustrasi lelang jabatan.(int)

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Diakhir masaja jabatannya sebagai Pj Wali Kota Makassar, prof Rudy Djamaluddin menyempatkan diri membuka lelang jabatan eselon II dengan alasan jabatan di lingkup pemerintahan tidak boleh dibiarkan terlalu lama kosong karena akan berpengaruh kepada fungsi pelayanan terhadap masyarakat.

Namun, anggota Dewan Perwakilan Rakat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Azwar malah menentang lelang jabatan yang dilakukan Pj Wali Kota Makassar. Menurut legislator fraksi PKS Kota Makassar itu, kebijakan yang dilakukan oleh Rudy Djamaluddin merupakan hal yang tidak penting. Pasalnya, menurut Azwar, masa jabatan Pj Wali Kota sisah menghitung hari.

“Apa yang dia mau lelang jabatan!. Masa kepemimpinannya kan sisa menghitung hari, lagian dia cuma sebagai PJ yang ditunjuk membantu proses pemerintahan hingga ada Walikota depenitif”, terang Azwar saat dihubungi oleh awak media. Jumat (5/2/2021).

Harusnya, lanjut Azwar, Pj Wali Kota Makassar tahu diri dan tidak membuat kegaduhan dan merugikan warga Kota Makassar.

“Kalau dia lelang jabatan tentu ada anggaran yang dikeluarkan untuk proses lelang. Kedua, jika pejabat yang terpilih dari lelang yg dilakukan Rudy lantas yg memerintah nanti bukan Rudy. Jadinya kan bisa tidak chemestri antara pejabatnya dan Wali Kotanya, tentu akan berpengaruh ke kinerja yang ujung-ujungnya akan merugikan masyarakat”, lanjut Azwar.

Maka dari itu, Azwar meminta agar, Pj Wali Kota Makassar ini seharusnya bijak sebelum mengambil kebijakan tersebut.

“Saya sebagai warga Kota Makassar dan Anggota dewan dari komisi A menolak keras lelang jabatan tersebut dan meminta agar pimpinan DPRD kiranya dapat melakukan langkah-langkah taktis, untuk melakukan penghengtian lelang jabatan tersebut”, tegas Azwar.

Untuk diketahui, lelang jabatan yang dimaksud telah ditegaskan dalam surat pengumuman nomor: 03/PANSEL-JPTP/II/2021 tentang seleksi promosi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkot Makassar, ada 8 jabatan yang dilelang.

Diantaranya adalah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar.

Selain itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Kepala Dinas Penataan Ruang (DPR) Kota Makassar, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, serta Sekretaris DPRD Makassar.(Asy)

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comJumat, 05 Februari 2021 16:42
Komentar