Logo Header

Dugaan Sebar Konten Porno dan Berita Bohong, Fadli Zon Terancam Proses Hukum

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comJumat, 08 Januari 2021 19:23
Dugaan Sebar Konten Porno dan Berita Bohong, Fadli Zon Terancam Proses Hukum

TEBARAN.COM, JAKARTA – Politisi Gerindra, Fadli Zon terancam proses hukum karena dugaan menyebar video porno dan berita bohong. Ancaman itu datang dari pengacara, Muannas Al-Aidid.

Mantan pengacara Muhammad Rizieq Shihab ini menduga Fadli Zon menyebar konten porno dan berita bohong di akun Twitter miliknya @Fadlizon.

“Tdk hanya tuduhan menyebarkan dugaan konten asusila yg dilakukan oleh pemilik akun twitter @fadlizon tetapi dugaan menyebarkan berita bohong,” kata Muannas Alaidi di akun Twitter miliknya dilihat, Jumat, 8 Januari 2021.

Karena itu, pengacara Denny Siregar di kasus Telkomsel ini menegaskan harus ditindak tegas kepolisian. Menurutnya pejabat negara tidak boleh diistimewakan.

“Kali ini mesti ditindak, jgn pejabat negara yg digaji dari duit rakyat selalu diistimewakan @DivHumas_Polri,” tegas Muannas Alaidi.

Dugaan Muannas Alaidi itu berawal saat netizen pemilik akun Twitter Mulan @mulanbilqis memposting gambar hasil tangkapan layar berita kompas, soal statement Fadli Zon terkait pengelola akun Twitter miliknya.

“Sebenarnya yang benar yang mana?
Mungkin sudah tabiatnya Zonk, hari ini A besok B lusa Z. Bisa jadi antara sinaps yang satu dengan sinaps yang lain gak tersambung. Yang model gini ini banyak di sebelah, dan dijadikan panutan para kadrun. Pantesan gak paham Calling Visa,” tulis Mulan, keterangan postingannya.

Kala itu, Fadli Zon mengaku akun Twitter miliknya dikelola atau dioperasionalkan sendiri alias tidak memiliki Tim admin. Pernyataannya ini sampaikan pada tahun 2017.

“Saya yang kontrol, iya dong, masa orang lain,” kata Fadli di ruang kerjanya, Kamis (7/12/2017) seperti dikutip di Kompas, Jumat, 8 Januari 2021.

Hal itu berbeda pengakuan Fadli Zon saat akun Twitter miliknya kedapatan me-like akun konten video porno beberapa waktu lalu. Dia mengaku tidak pernah me-like akun konten video porno. Dia beranggapan bahwa itu kelalaian tim adminnya saat memblokir akun.

“Sy n Tim Admin sdh cek keanehan akun twitter ini kemarin. Sdh pasti tak pernah like situs tak senonoh, yg ada selalu blokir. Mungkin saja ada kelalaian staf ketika blokir. Sudah sy tegur n evaluasi,”

“Sekaligus bersih2 dr byk akun anonim tak jelas, juga reset kembali password. Dua hari kmrin, Tim Admin jg menerima bbrp notifikasi ada upaya login n retas menggunakan perangkat lain. Akun ini dikelola oleh sy n Tim Admin 4 orang,” tulis Fadli Zon, klarifikasinya soal tuduhan akun Twitternyame-like akun konten porno.

Penulis : Ridwan
Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comJumat, 08 Januari 2021 19:23
Komentar