Logo Header

NU Makassar 2021, Bangun Gedung Aswaja hingga Sekretariat MWCNU Berbasis Masjid

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comMinggu, 27 Desember 2020 07:57
NU Makassar 2021, Bangun Gedung Aswaja hingga Sekretariat MWCNU Berbasis Masjid

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Makassar Sulawesi Selatan merancang sembilan program perioritas untuk tahun 2021. Salah satunya pembangunan Gedung The Aswaja Center NU.

Hal tersebut menindaklanjuti hasil Rapat Pleno ke-3 beberapa waktu lalu bersama Majelis Wakil Cabang (MWCNU) se-Kota Makassar dan panitia pembangunan Gedung The Aswaja Center NU.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Makassar KH. Kaswad Sartono menyebutkan sembilan program perioritas untuk tahun 2021 tersebut yaitu termasuk pembangunan Gedung The Aswaja Centre.

Kemudian Sensus Warga NU dengan 10.000 Kartanu, legalisasi aset-aset NU, Gerakan 1000 peserta KoinNU, Mendorong terwujudnya Sekretariat MWC Berbasis Masjid Besar Kecamatan, terbentuknya 153 Pengurus Ranting, Restrukturisasi Kepengurusan berbasis Kinerja dan Penguatan Lembaga dan Badan Otonom.

“Karenanya hari ini kami mengundang seluruh ketua MWCNU dan panitia pembangunan gedung TAC NU Makassar untuk membicarakan dan mempersiapkan lebih teknis program-program prioritas tersebut,” ujar Kaswad Sabtu, 26 Desember 2020 di sela-sela rapatnya didampingi Sekretaris PCNU kota Makassar, Usman Sofian.

Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Makassar, KH. Baharuddin menyampaikan untuk pembangunan The Aswaja Center untuk peletakan batu pertama direncanakan akan dilangsungkan pada momentum Harlah NU ke 95 pada 31 Januari 2021.

Seperti diketahui lokasi pembangunan kantor The Aswaja Centre NU Kota Makassar terletak di Jalan Abd. Kadir Kecamatan Tamalate, yang merupakan hibah dari Ketua Yayasan Hadji Kalla, Fatimah Kalla.

Diakhir rapat, Kaswad juga menyerahkan kalender 2021 kepada Ketua MWC NU Kecamatan. Kalender tersebut akan didistribusikan kepada Pengurus Ranting dan warga NU di Kecamatan masing-masing.

“Kalender 2021 terdiri dari 14 halaman. Setiap halamannya diisi testimoni pesan-pesan kebangsaan dan keumatan oleh ulama dan tokoh-tokoh NU,” kata Kaswad.

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comMinggu, 27 Desember 2020 07:57
Komentar