Logo Header

Curah Hujan Meningkat, Warga Dihimbau tidak Memancing dan Menyebrang di Hilir Jeneberang

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comSabtu, 19 Desember 2020 19:30
Perahu katinting Alat transportasi Warga di Sungai (Foto: Net)
Perahu katinting Alat transportasi Warga di Sungai (Foto: Net)

TEBARAN.COM, MAKASSAR— Hujan dengan intensitas tinggi memang terjadi beberapa hari terakhir mulai berpengaruh terhadap kondisi air.

Beberapa hari terakhir ini terjadi curah hujan dengan klasifikasi sedang sampai dengan sangat lebat yang tak hentinya di hulu sungai Jeneberang dan sungai Jenelata.

“Curah hujan dari hulu sungai Jeneberang masih dapat di tampung waduk Bili-bili, karena jauh hari sejak peringatan dari BMKG kami dari BBWSPJ sudah mengurangi volume air di waduk,” kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ) Ir Adenan Rasyid.

Waduk bili-bili hingga saat ini masih dibawah elevasi normal, “Untuk saat ini (pukul 18.00 wita) elevasi waduk Bili-bili 86,63 mdpl, masih dibawah elevasi normal 99,5 mdpl” sambunya saat diwawancarai melalui pesan wassap, Sabtu 19 Desember 2020.

Jika terjadi kenaikan tinggi muka air di hilir sungai Jenebrang, itu diakibatkan kenaikan tinggi muka air yang berasal dari sungai Jenelata.

“Itu di sebabkan karena di sungai tersebut belum ada bendungan yang salah satu fungsinya adalah pengendalian banjir,” katanya

“Berhubung tinggi muka air sungai jenelata meningkat, dan mempengaruhi aliran air maupun peningkatan elevasi di sungai Jenebrang hilir, bersama ini disampaikan agar tidak ada masyarakat yang melakukan aktifitas memancing, atau menyebrang di hilir sungai Jeneberang,” himbaunya.

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comSabtu, 19 Desember 2020 19:30
Komentar