Andi Iwan Darmawan Aras, Sosok Pejuang Infrastruktur Sulsel

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Dua periode terpilih sebagai Anggota DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras atau AIA dikenal sebagai pejuang infrastruktur di Sulsel.
Pada Pileg 2024 ini, ia kembali terpilih untuk ketiga kalinya. Ini semakin membuktikan bahwa selama ini Ketua Gerindra Sulsel itu banyak perhatian untuk masyarakat.
Sosoknya memang dikenal sebagai pejuang infrastuktur di Sulsel, beberapa proyek nasional yang berhasil diperjuangkan oleh Andi Iwan Aras di Sulawesi Selatan.
Sebut saja, proyek Kereta Api yang saat ini sudah dinikmati masyarakat Sulsel. Kemudian, sejumlah jalan nasional yang berhasil diperbaiki berkat perjuangan AIA.
Belum lagi bendungan, termasuk Stadion Mattoanging yang sudah lama didambakan masyarakat Sulsel, yang saat ini juga tengah diperjuangkan untuk pembangunannya.
Beberapa bulan lalu, pihaknya dari Komisi V DPR RI meninjau lahan lokasi rencana pembangunan Stadion Mattoanging yang ada di kawasan Metro Mamminasatapa.
Hal ini menjadi bukti keseriusan Andi Iwan Aras sekaligus prihatian terhadap Klub kebanggaan Sulsel, PSM Makassar yang hingga saat ini belum memiliki stadion.
Padahal, PSM Makassar merupakan klub tersukses dan tertua di Indonesia.
Pada kunjungannya itu, Komisi V DPR RI menjamin anggaran untuk pembangunan stadion akan diakomodir dalam APBN 2024.
Pihaknya juga tengah melakukan revisi anggaran dengan skema multiyears untuk proyek yang akan dimulai tahun ini.
“Dari kami APBN insyaallah siap untuk melakukan kegiatan ini, saat ini kita melakukan revisi anggaran dan untuk pembangunan ini mungkin jangka waktu pelaksanaannya lebih satu tahun sehingga kontraknya akan multiyears,” kata Andi Iwan Aras, pada Jumat, 5 April 2024 lalu.
Andi Iwan Aras optimis pembangunan stadion di Sudiang ini akan berjalan sesuai rencana. Apalagi, rencana pembangunannya yang masuk dalam kawasan Metro Mamminasatapa ini sudah diatensi oleh Presiden Joko Widodo.
Mengenal Andi Iwan Darmawan Aras
Andi Iwan Darmawan Aras adalah politisi berlatar pengusaha, lahir di Makassar, 26 Juni 1976 sehingga kini berusia 47 tahun. Dia lahir dari darah seorang bangsawan dan pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Saat ini, ia dipercaya menjabat sejumlah jabatan organisasi politik maupun organisasi pengusaha. Organisasi pengusaha yang dipimpin yakni Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel. Kemudian, Organisasi politik yakni Ketua DPD Gerindra Sulsel.
Di DPR RI, Andi Iwan Aras dipercaya menjabat Wakil Ketua Komisi V DPR RI.
Andi Iwan Aras, sejak SMA dia sudah mandiri.
Bahkan, ia pernah hidup sendiri di Bandung, Jawa Barat. Selanjutnya, dia pun masuk ke SMA 2 Makassar. Andi Iwan Aras seangkatan dengan Munafri Arifuddin dan pejabat Dirjen Imigrasi Noer Putra Bahagia.
Kemudian, ia kuliah di Jurusan Ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar.
Dari situ, Andi Iwan Aras pun bergabung di organisasi Gapensi Makassar.
Saat itu, dia pun mulai kenal dengan pengusaha sekelas Zulkarnaen Arief. Selanjutnya, tokoh politik Ilham Arief Sirajuddin dan M Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto.
Gapensi adalah organisasi yang menghimpun pengusaha yang bergerak di sektor konstruksi.
Sebutan untuk pengusaha sektor konstruksi adalah ‘kontraktor’.
Selang beberapa lama, usaha Andi Iwan melejit hingga banyak mendirikan perusahaan.
Salah satunya, Andi Iwan menjadi direktur utama PT GIA Lestari.
Bahkan, dia baru-baru ini juga tercatat sebagai Komisaris Utama PT. Maradeka Karya Semesta. Ia juga adalah Direktur Utama PT. Wardana Artha Guna.
Pilih Jalur Pengusaha
Andi Iwan Darmawan Aras memilih jalur pengusaha sebagai kariernya. Padahal, keluarganya banyak berkarier sebagai Pegawai Negeri Sipil ( PNS ).
Dari informasi, ayahnya, Andi Darmawan Aras adalah mantan Asisten I Pemerintah Provinsi Sulsel. Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, pernah menjadi bawahan dari Andi Darmawan Aras.
Kala itu, Andi Darmawan Aras adalah birokrat yang sangat disegani. Beberapa saudara Andi Iwan Aras memilih mengikuti jejak ayahnya.
Andi Iwan Aras memilih jalan lain. Dia memilih untuk menjadi seorang pengusaha. Sehingga, dia pun membuat beberapa perusahaan di awal kariernya sebagai pengusaha.
Dalam perjalanannya, dia banyak bertemu dengan pengusaha. Seperti, Erwin Aksa, Sandiaga Uno, Rosan Roeslani. Pengusaha ini banyak mewarnai dunia politik saat ini.
Erwin Aksa dan Sandiaga Uno adalah mantan Ketua Umum HIPMI. Sementara itu, Rosan Roeslani adalah mantan ketua umum Kadin Indonesia.
Pada 7 Maret 2020, Andi Iwan Aras aklamasi memimpin Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Sulsel di Hotel Gammara.
Semua pesaingnya menyerahkan tampuk kepemimpinan Kadin Sulsel ke Andi Iwan.
Ia melanjutkan kepemimpinan Zulkarnaen Arief, kontraktor asal Kabupaten Takalar.
Awal Karier Politik
Tahun 2008, Andi Iwan Aras bergabung ke dalam Partai Gerindra. Ia bolak balik mengurus kelengkapan administrasi partai bentukan Prabowo Subianto ini.
Prabowo adalah mantan politisi Golkar dan purnawirawan jenderal bintang 3 TNI AD.
Zaman Presiden Soeharto, Prabowo menjabat sebagai Pangkostrad. Sekarang, Prabowo masih pimpinan tertinggi Partai Gerindra. Ia juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan, dan Presiden terpilih 2024-2029.
Pada Pemilu 2014, semua lembaga survei kembali tak mengunggulkan nama Andi Iwan Darmawan Aras. Namun hasil berbeda.
Andi Iwan mampu menghentak jagad politik Sulsel. Sosok Andi Iwan Aras menang, jawara Dapil Sulsel II. Suaranya tembus 91.739. Paling tinggi di dapil Sulsel II.
Padahal waktu itu, ada banyak nama beken seperti Malkan Amin, Akbar Faizal, Akmal Pasluddin, Syamsul Bachri, Rio Padjalangi.
Selanjutnya, Andi Muhammad Ghalib, Rudianto Asapa, Jafar Hapsah, Andi Taufan Tiro.
Hal sama di Pileg 2019 lalu. Andi Iwan kembali menang besar. Ia mempertahankan kursi Partai Gerindra dengan suara pribadi sebanyak 84.703.
Kemudian Pileg 2024 baru ini, suara pribadi Andi Iwan Aras naik jadi 161.560.
Sebagai ketua partai, Andi Iwan Aras berhasil membawa kejayaan Partai Gerindra di Sulsel dengan bertambahnya perolehan kursi di DPR RI jadi 5 kursi dan DPRD Sulsel 13 kursi.
Riwayat Pendidikan
1. SD Negeri Komplek IKIP Ujungpandang (1982-1987)
2. SMP Islam Athirah, Ujung Pandang (1987-1990)
3. SMA Negeri 2 Ujung Pandang (1990-1993)
4. S-1 Ekonomi, Universitas Hasanuddin (1998)
5. S-2 Ilmu Administrasi, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) (2019)
Riwayat Organisasi
Dewan Pembina BPD HIPMI Sulawesi Selatan (2006–2009)
Wakil Ketua BPD GAPENSI Sulawesi Selatan (2007–2012)
Wakil Ketua OKK DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan (2008–2010)
Sekretaris Bidang Perusahaan LPKJ Sulawesi Selatan (2008–2012)
Wakil Ketua Komite Tetap Bidang Infrastruktur KADIN (2010–2012)
Ketua Bidang Pertahanan DPP Partai Gerindra (2015–2020)
Bendahara Umum DPN HKTI (2015–2020)
Manajer Kejuaraan Dunia Pencak Silat Indonesia (2016)
Anggota Dewan Pertimbangan BPP GAPENSI (2016–2021)
Dewan Penasehat DPP Pemuda Tani Indonesia (2016–2021)
Ketua Bidang Infrastruktur, Perhubungan dan Properti BPP HIPMI (2017–2019)
Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan (2019–2024)
Dewan Pembina BPP HIPMI (2020–2023)
Bendahara Umum DPN HKTI (2020-2025)
Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan (2020–2025)
Wakil Ketua PP IKA Universitas Hasanuddin (2022-2026) Dewan Kehormatan BPP HIPMI (2023-2026)
Karier
Anggota DPR-RI (2014–2019, 2019–2024)Anggota Badan Anggaran DPR-RI (2014–2016)
Anggota Panja RUU Jasa Konstruksi (2016)
Bendahara Fraksi Partai Gerindra MPR-RI (2016–2019)
Anggota Badan Penganggaran MPR-RI (2016–2019). Ketua Kelompok Fraksi Partai Gerindra Komisi V (2016–2019, 2019–2020)
Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR-RI (2016–2019). Anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan (2018). Anggota Panja RUU Sumber Daya Air (2018)
Anggota Badan Urusan Rumah Tangga DPR-RI (2018–2019). Anggota Badan Legislasi DPR-RI (2019–2020) .Anggota Panja RUU Jalan (2021)
Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (2020–sekarang).