Logo Header

Gus Tasor Meninggal Dunia, Sosoknya Dikenal Pendekar Aswaja di Makassar

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comKamis, 17 Desember 2020 05:39
Gus Tasor
Gus Tasor

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Innalilahi wa innailaihi rojiun, Mustayar Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWCNU) kecamatan Makassar, kota Makassar, Muhtasor Ashari meninggal dunia, Rabu (16/12/2020).

Kabar meninggalnya almarhum disampaikan oleh sejumlah pengurus NU kota Makassar melalui perpesanan WhatsApp grup, salah satunya ustad Bambang.

Almarhum dikabarkan menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 23.45 Wita di kediamannya Jln Abubakar Lambogo Lrg 12 kecamatan Makassar, kota Makassar.

Semasa hidupnya, sosok Muhtasor Ashari dikenal sebagai seorang pendekar Ahli Sunnah Waljamaah (Aswaja). Dikalangan mubaligh ia akrab disapa dengan Gus Tasor.

“Malam ini kita kehilangan satu senior, pendekar ASWAJAH, yakni kakanda KH Muhtasor Ashari,” kata Ustad Bambang sahabat baik Gus Tasor.

Selain di struktur NU, Gus Tasor juga aktif di Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan Makassar. Bambang mengenal baik sosok Gus Tasor sejak 2014 di IMMIM.

Bambang mengaku setiap Gus Tasor ketemu dengan sahabat-sahabatnya di IMMIM ia selalu menuduhkan suasana, sangat santun dan berilmu.

“Orangnya supel, santun, tapi berilmu. Selalu tawadhu dalam tiap momentum baik di NU, MUI dan IMMIM,” beber Bambang yang juga pengurus NU kota Makassar.

Di IMMIM Gus Tasor sebagai mubaligh. Dalam dakwahnya selalu menyejukkan hati dan pikiran.

Mendengar kabar Gus Tasor meninggal duni, Bambang mengaku merasa kehilangan sosok kakak dan guru yang sangat ramah dan santun sama sahabatnya.

“Hal yang selalu teringat kala bersama beliau adalah joke2 segar yang bermuatan nasehat khas beliau,” tuturnya.

“Semoga Allah melapangkan kuburnya dan keluarga serta jamaahnya diberi ketabahan oleh ALLAH SWT,” tutup Bambang mendoakan Gus Tasor.(Rid)

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comKamis, 17 Desember 2020 05:39
Komentar