Logo Header

Lagi, Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RS Stellamaris Makassar

Redaksi
Redaksi Senin, 08 Juni 2020 13:14
Lagi, Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RS Stellamaris Makassar

RAGAM.ID, MAKASSAR – Peristiwa pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 terjadi lagi, kali ini di Rumah sakit Stellamaris Makassar, Ahad malam.

Sebanyak ratusan orang menerobos barikade petugas dan mengambil paksa jenazah dan mengaraknya hingga sejauh 1 kilometer.

ini adalah peristiwa ketiga pengambilan paksa jenazah pasien Covid dalam sepekan terakhir. Awal pekan lalu ratusan orang juga mengambil paksa jenazah pasien Corona di RS Dadi.

Selanjutnya tiga hari berselang, warga juga nekat membawa kabur jenazah imam masjid di RS Labuang Baji. Imam masjid dari Mariso itu adalah pasien PDP Covid-19.

Warga menolak pemakamkan dengan protap Covid-19. Mereka menyatakan korban meninggal karena jantung

Sempat terjadi ketegangan antara aparat dengan warga saat jenazah hendak dibawa pergi. Sayang warga yang jumlahnya mencapai ratusan gagal dihalau.

Barikade aparat gabungan TNI-Polri terpaksa membuka barikade karena dikhawatirkan terjadi keributan lebih besar. Warga lalu membawa jenazah dengan tandu menuju Jalan Lamadukelleng.

Warga berjakan kaki hampir satu kilometer. Aksi nekat ini memicu kemacetan di sepanjang jalan.

Kepala Polsekta Ujungpandang Kompol Wahyu Basuki mengatakan, sulit menghalau warga yang jumlahnya ratusan. Sempat terlibat saling dorong namun aparat kewalahan karena jumlah massa yang terlampau banyak.

“Kita sudah berusaha mencegatnya tapi jumlahnya terlalu banyak. Kalau kita paksakan khawatirnya justru memicu keributan. Akhirnya kita biarkan,” ujarnya.

Jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan. Ia berstatus pasien PDP. Pasien meninggal dunia Ahad sore

Sebelumnya pihak keluarga meminta agar jenazah dibawa pulang. Namun ditolak pihak rumah sakit karena statusnya PDP dan akan dimakamkan dengan standar Covid.

Malam harinya ratusan warga berdatangan dan membawa paksa jenazah. Aksi ini kembali menjadi video viral di medsos(*)

Redaksi
Redaksi Senin, 08 Juni 2020 13:14
Komentar