TEBARAN.COM,WONOSOBO – Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan kerja ke Desa Kadipaten, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (1/11). Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan sekaligus mendorong potensi desa agar mampu bertransformasi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru berbasis kemandirian masyarakat.
Dalam kunjungannya, Menekraf meninjau langsung berbagai kegiatan pemberdayaan warga, mulai dari diskusi pengembangan desa berbasis komunitas hingga pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Tak hanya fokus pada aspek bisnis digital, kehadiran Menekraf juga disambut dengan seni pertunjukan lokal yang memadukan tarian daerah dan alunan musik tradisional bundengan—satu di antara seni warisan budaya khas Wonosobo.
Menekraf menilai, kekayaan seni, budaya, serta nilai sejarah yang kuat di tingkatan desa merupakan modal besar yang bisa dikonversi menjadi produk bernilai ekonomi tinggi lewat sentuhan inovasi.
”Potensi budaya dan sejarah lokal akan memberikan nilai tambah yang luar biasa apabila didukung inovasi serta pemanfaatan teknologi digital. Desa punya peluang besar menjadi simpul pertumbuhan ekonomi kreatif baru,” ujar Teuku Riefky.
Meski demikian, Menekraf memberi catatan penting bahwa optimalisasi potensi tersebut harus diiringi dengan peningkatan kapasitas para pelaku usaha desa. Adaptasi terhadap tren pasar modern dan penguasaan teknologi menjadi kunci agar produk-produk kreatif lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui sinergi antara tradisi lokal, kreativitas komunitas, dan penguasaan teknologi mutakhir seperti AI, Desa Kadipaten diharapkan dapat menjadi percontohan pengembangan ekonomi kreatif berbasis desa di Indonesia.
Wonosobo Punya Potensi! Menekraf Teuku Riefky Dorong Desa Kreatif Kadipaten Jadi Motor Ekonomi Baru
