TEBARAN.COM,MAKASSAR — Kabar duka menyelimuti Sulawesi Selatan. Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Mayor Jenderal (Purn) Achmad Tanribali Lamo, meninggal dunia pada usia 73 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, pada Selasa (13/10/2026) pukul 19.45 WIB.
Kerabat almarhum, Barly RM, mengungkapkan bahwa Tanribali sempat menjalani perawatan intensif selama kurang lebih sebulan di RSPAD. Pihak keluarga mengaku sangat terkejut dan kehilangan atas kepergian almarhum yang dikenal aktif berkomunikasi dengan kerabat dekat.
Rencana Pemakaman di TMP Kalibata
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Padang Golf Raya Blok 16 Nomor 1, Jatibening, Bekasi (Kompleks Tamansari Persada Raya), Jawa Barat. Rencananya, almarhum akan dimakamkan dengan penghormatan militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Rekam Jejak Pengabdian: Pemimpin Lintas Wilayah dan Birokrat Ulung
Almarhum Achmad Tanribali Lamo merupakan sosok putra daerah yang memiliki rekam jejak pengabdian yang luas bagi bangsa dan negara. Lahir dari darah kepemimpinan—sebagai putra dari mantan Gubernur Sulsel almarhum Achmad Lamo—ia meniti karier cemerlang di dunia militer sebagai alumni Akademi Militer tahun 1974.
Selama masa baktinya, Tanribali pernah mengemban sejumlah jabatan strategis penting, di antaranya:
Asisten Personalia Kepala Staf TNI Angkatan Darat (ASPERS Kasad)
Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik (Dirjen Kesbangpol) Kementerian Dalam Negeri
Tidak hanya di Sulawesi Selatan, kepercayaan besar diberikan kepada almarhum untuk mengemban tugas sebagai Plt Gubernur di tiga wilayah strategis sekaligus, yakni:
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Papua Barat
Maluku Utara
Di kancah politik lokal Sulsel, almarhum juga sempat berpartisipasi sebagai Calon Wakil Gubernur Sulsel berpasangan dengan Agus Arifin Nu’mang pada Pilgub Sulsel 2018.
Almarhum meninggalkan seorang istri tercinta, Rasthina Dewi, serta tiga orang anak, yakni Adi Adriantito, Dade Aryanto, dan Nani Wulandari. Selamat jalan Jenderal, pengabdianmu akan selalu dikenang oleh masyarakat Sulawesi Selatan dan Indonesia.
