Dorong Ekonomi Desa, Menkop RI dan Gubernur Sulsel Tinjau KDKMP Sorowako di Luwu Timur
TEBARAN.COM,LUWU TIMUR — Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, mendapat kunjungan langsung dari Menteri Koperasi (Menkop) RI, Ferry Juliantono, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, pada Sabtu (10/10/2026).
Peninjauan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam merealisasikan program Asta Cita Nasional untuk membangun perekonomian dari tingkat desa. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulsel.
Turut hadir mendampingi dalam rombongan tersebut Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, serta sejumlah kepala daerah se-Sulawesi Selatan.
70% Produk Lokal dan Pasokan Barang Bersubsidi Mulai Mengalir
Dalam kunjungannya, Menkop Ferry dan Gubernur Andi Sudirman meninjau langsung aktivitas transaksi dan ketersediaan barang di gerai KDKMP Sorowako. Koperasi ini telah menyediakan berbagai kebutuhan pokok serta komoditas penting masyarakat, mulai dari:
LPG 3 Kilogram
Pupuk Bersubsidi
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan)
Minyak Goreng
Produk UMKM Lokal
Gubernur Andi Sudirman menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Koperasi atas dukungan berlanjut terhadap penguatan ekonomi pedesaan.
”Alhamdulillah, kita melihat sudah ada transaksi, barang-barang bersubsidi mulai masuk, dan produk lokal juga telah mengisi gerai koperasi ini. Sekitar 70 persen produk yang dijual merupakan produk lokal,” ujar Andi Sudirman.
Ia menambahkan, kehadiran koperasi ini menjadi peluang emas bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar. Terlebih dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2026, tata kelola Koperasi Desa diharapkan semakin solid dalam menyalurkan program subsidi pemerintah secara akuntabel.
Penguatan Pasca-Panen Komoditas Unggulan
Sementara itu, Menkop RI Ferry Juliantono menilai KDKMP Sorowako telah beroperasi sesuai spesifikasi yang direncanakan dan menjadi percontohan modal awal pengembangan usaha berkelanjutan.
Kedepannya, Menkop mendorong agar setiap unit KDKMP dilengkapi dengan alat dan mesin pertanian modern guna menunjang kegiatan pascapanen komoditas unggulan daerah, seperti lada, vanili, dan hasil pertanian lainnya.
”Kami minta doa dan dukungannya karena proses operasionalisasi ini sangat penting agar nantinya mampu memberikan keuntungan bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Menkop Ferry.
- 1
- 2
