TEBARAN.COM,MAKASSAR — Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. M. Awal Chairuddin bersama Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana menikmati suasana ngopi pagi bersama pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami di Makassar, Sabtu (10/10/2026). Pertemuan tersebut memperlihatkan kebersamaan jajaran kepolisian dengan pengurus masjid dalam suasana santai dan akrab.
Awal Chairuddin dan Arya Perdana mengenakan seragam kepolisian saat duduk bersama para pengurus masjid. Mereka kemudian berpose bersama dengan mengusung semangat tagline Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat.”
Sejumlah tokoh turut hadir dalam pertemuan tersebut. Di bagian kanan depan foto, tampak sosok yang diidentifikasi sementara sebagai Syarifuddin, yang disebut menjabat Kabag Kesra Kota Makassar. Sementara itu, pria keempat dari sisi kanan di bagian tengah foto yang merupakan Ustaz Masykur, imam Masjid Al-Markaz Al-Islami.
Pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami, Arman Arfah, mengungkapkan bahwa Awal Chairuddin termasuk donatur tetap masjid, khususnya selama Ramadan.
Menurut Arman, Awal turut memberikan dukungan untuk kegiatan buka puasa yang diselenggarakan pengurus masjid.
Dukungan tersebut menunjukkan kontribusi Awal terhadap kegiatan keagamaan di Masjid Al-Markaz Al-Islami. Hubungan itu juga menjadi salah satu konteks kebersamaan Kapolda Sulsel dengan para pengurus masjid dalam pertemuan pagi tersebut.
Awal Chairuddin sendiri baru memimpin Polda Sulawesi Selatan setelah menerima Pataka Pallawa Lipu dalam upacara serah terima jabatan di Mapolda Sulsel pada Jumat (9/10/2026). Ia menggantikan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro.
Sebagai Kapolda Sulsel, Awal memimpin jajaran kepolisian di tingkat provinsi. Sementara itu, Arya Perdana menjalankan tugas sebagai Kapolrestabes Makassar dengan tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polrestabes Makassar.
Pertemuan di Al-Markaz tersebut mempertemukan pimpinan kepolisian dan pengurus masjid dalam suasana informal. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan itu juga memperlihatkan hubungan antara jajaran kepolisian dan lingkungan keagamaan di Makassar. (*)
